33 Penyebab Timbulnya Jerawat (Cara Ampuh Mengatasinya)

Permasalahan jerawat di kulit wajah banyak dikeluhkan orang-orang, terutama wanita. Hal nan memungkinkan memicu timbulnya jerawat yaitu perubahan hormonal nan merangsang kelenjar minyak di kulit.

Bentuk perubahan hormonal lainnya yaitu saat masa menstruasi, kehamilan, penggunaan pil KB, dan kondisi stres.

Jerawat Sudah gak asing lagi, terutama dikalangan wanita, sebab wanita sangat sensitif dengan nan namanya masalah jerawat, tumbuh 1 saja sudah membuatnya merasa memperoleh bencana besar.

Selain itu, terdapat beberapa makanan penyebab jerawat, dimana itu banyak dikonsumsi orang-orang, sehingga memicu resiko tinggi timbulnya jerawat.

Bintik Jerawat

Penyebab timbulnya jerawat:

1. Masalah kebersihan wajah.
Terjadinya masalah penyumbatan pada pori-pori wajah akibat beberapa faktor, nan umum terjadi yaitu sebab malas mencuci wajah, kesalahan dalam pengaplikasian kuas make-up, penggunaan spons bedak nan telah lama.

Hal lainnya nan jarang diperhatikan, yaitu penggunaan handuk nan gak sehat, dimana nan sering terjadi yaitu sering berbagi handuk dengan orang lain dan handuk gak disimpan di tempat nan baik / bersih.

Masalah-masalah nan ditimbulkan dari kurang menjaga kebersihan wajah, yaitu berupa penyebaran bakteri nan beresiko menyumbat pori-pori wajah. Hal ini nan akhirnya menimbulkan masalah jerawat di wajah.

tuk itu penting memcuci atau membersihkan wajah secara rutin guna mencegah pori-pori tersumbat.

2. Faktor Jenis kulit.
Hal ini dapat mempengaruhi resiko timbulnya jerawat. Dimana jerawat dapat muncul sendiri pada orang nan memiliki jenis kulit wajah berminyak. Sehingga perlu usaha ekstra dalam menjaga kebersihan wajah nan mudah berminyak.

3. Faktor Keturunan.
Biasanya sebab orang tuanya berjerawat, maka hal ini dapat meningkatkan resiko anaknya juga mengalami masalah serupa.

4. Stress.
Stress juga dapat meningkatkan resiko timbulnya jerawat, hal itu sebab orang mengalami depresi berakibat metabolisme tubuhnya terganggu, nan akhirnya dapat memicu timbulnya jerawat di wajah, selain juga menganggu kesehatan tubuh secara umum.

5. Hormonal.
Faktor hormonal pada wanita biasanya saat kondisi hormon progesteron nan bekerja dan memici munculnya kadar minyak berlebih, nan kemudian memicu munculnya jerawat.

Faktor hormonal ini umumnya terjadi saat menstruasi ataupun saat hamil. Mengatasinya dengan konsumsi makanan bergizi, hindari makanan nan memicu jerawat, penting juga menjaga selalu kebersihan wajah.

6. Infeksi.
Masalah ini biasanya terjadi ketika seseorang sadar-tak sadar memencet komedo di wajah dengan memakai tangan. Hal ini mengakibatkan timbulnya jerawat dan infeksi pada wajah, sebab menyebarkan kuman nan berasal dari tangan.

7. Produksi minyak berlebihan.
Hal ini sebab kelebihan kelenjar minyak sebab tubuh “terlalu giat” memproduksi hormon androgen. Dimana kelenjar minyak nan berlebih bercampur dengan sel kulit mati. Campuran nan akhirnya menjadi tebal dan lengket akan membentuk penyumbat, nan akhirnya timbul bintik hitam (atau lainnya) di wajah.

8. Bakteri.
Bakteri nan disebut p. acne, perlu kamu ketahui bahwa bakeri ini sering berkembang biak di kelenjar sebaceous nan mengalami masalah penyumbatan. nan akibatnya menghasilkan zat-zat nan menyebabkan terjadinya iritasi di daerah sekitarnya.

Kelenjar tersebut dapat terus membengkak, bahkan dapat pecah, nan berakibat timbulnya radang pada kulit.


Makanan penyebab jerawat:

1. Gorengan
Terutama tuk nan memiliki masalah jerawat pada wajah, perlu menghindari makan gorengan, sebab mengandung banyak minyak nan memicu timbulnya jerawat.

2. Cokelat
Cokelat nan rasanya amat lezat, ternyata dapat menjadi penyebab timbulnya jerawat pada wajah. Sehingga apabila memang kamu pencinta cokelat, boleh saja konsumsi cokelat, tetapi HARUS dibatasi.

3. Susu
Susu memang mengandung banyak kalsium nan bermanfaat bagi tubuh, tetapi khusus susu sapi memiliki kandungan nan menghasilkan produksi hormon nan memicu kadar minyak dalam tubuh. Sehingga meingkatkan resiko timbulnya jerawat. Adapun bagi orang nan hanya memiliki sedikit kadar minyak pada wajah maka gak mengapa konsumsi susu, termasuk susu sapi ini.

4. Alkohol
Alkohol sudah gak diragukan bahayanya, salah satu dampak dari alkohol yaitu membuat tubuh dehidrasi. Kondisi tubuh nan mengalami dehidrasi dan kering, membuat jerawat mudah muncul.

5. Garam
Sebenarnya garam gak mengapa apabila dikonsumsi dalam jumlah normal (gak berlebihan). Adapun konsumsi garam terlalu banyak membuat tubuh menahan banyak air, nan berakbiat terjadinya peradangan pada kulit dan memicu jerawat pada wajah.

6. Kacang-kacangan
Khususnya jenis kacang tanah, nan memberikan efek sensitif pada wajah dan mudah berjerawat. Hal iu sebab kacang tanah memiliki kandungan minyak nan sangat tinggi, nan memberikan dampak buruk bagi wajah. tuk itu, bukan hal nan baik terlalu sering ngemil kacang-kacangan.

7. Kuning telur 
Sebenarnya kuning telur memiliki efek samping nan kurang baik bagi kesehatan kulit. Kuning telur dapat memicu timbulnya jerawat, sebab kandungan di dalam kuning telur tedapat lemak tinggi. Apabila dikonsumsi terlalu sering mengakibatkan timbunan lemak di dalam tubuh.

8. Kerang-kerangan
Makanan nan dibuat dari bahan jenis kerang-kerangan apabila dikonsumsi secara berlebihan dan terus-menerus berakibat kerusakan pada kulit, nan akhirnya dapat meningkatkan resiko jerawat di wajah. Sebagai gantinya, utamakan konsumsi sayur-sayuran nan sehat.

    Penyebab lain timbulnya jerawat di wajah:
    1. Adanya perubahan aktivitas hormon di dalam tubuh
    2. Kelenjar minyak nan sangat aktif (Hiperaktif)
    3. Bakteri nan menyebar di pori-pori kulit
    4. Terkena berbagai macam polusi udara
    5. Sering menggaruk wajah, serta timbulnya iritasi di jerawat
    6. Menkonsumsi pil KB
    7. Adanya darah kotor
    8. Terjadi penyumbatan pori-pori wajah sebab sel kulit mati gak terangkat
    9. Merokok dan meminum alkohol
    10. Alergi pada bahan kandungan di dalam kosmetik
    11. Kekurangan asupan vitamin A. Makanan kaya vitamin A yaitu wortel, ubi, bayam dll
    12. Kekurangan vitamin B2 seperti ikan , susu dll
    13. Kebiasaan buruk tangan memegang benda kotor, lalu langsung memegang wajah tanpa dicuci
    14. Kebiasaan buruk memegang jerawat, berakibat kondisi jerawat bertambah parah
    15. Terlalu sering terkena sinar matahari secara langsung
    16. Jarang mencuci muka setelah beraktifitas berat
    17. Jarang shampo, mengakibatkan rambut kotor nan rentan menempel pada wajah

    loading...

    Cara Mengatasi Jerawat

    Sebenarnya terdapat banyak cara tuk mengatasi jerawat nan muncul pada wajah, selain itu jerawat juga dapat ada di punggung.

    Umumnya nan dilakukan orang-orang adalah membeli obat di apotik, atau pergi kedokter atau klinik. Selain itu, kamu dapat memakai bahan-bahan alami tuk menghilangkan jerawat.

    nan paling disarankan adalah memakai bahan-bahan alami, lebih aman dibandingkan memakai obat nan mengandung bahan kimia, sebab dapat memiliki resiko dari efek bahan kimia di dalam obat.

    Menghilangkan jerawat secara herbal dan alamiah

    #1 memakai buah lemon
    Buah lemon kaya vitamin C, nan sangat baik digunakan tuk mengobati jerawat, lemon berkhasiat mengecilkan jerawat dengan cepat.

    Akan tetapi, syaratnya adalah memakai lemon nan masih segar, selain itu jangan memakai lemon pada kulit nan sensitif.

    Berikut di bawah ini langkah-langkahnya:
    1. Sediakan 1-2 buah lemon segar
    2. Lalu peras lemon dan taruh airnya pada wadah
    3. Lalu basuh air lemon tersebut pada wajah nan berjerawat, basuh memakai kapas
    4. Hati-hati dalam melakukannya, jangan sampai kena mata, lakukan ini sebelum tidur malam.

    #2 Masker pepaya
    Penggunaan masker nan disarankan sebab aman, yaitu menggunakah bahan-bahan dari alam, nan gak menimbulkan efek samping, seperti resiko nan sering terjadi pada penggunaan bahan-bahan nan terbuat dari kimia.

    Bahan alami ini seperti pepaya, nan dapat mencerahkan wajah dan menghilangkan jerawat nan menempel pada wajah.

    Cara memakainya, tinggal menghaluskan pepaya nan sudah disediakan. Kemudian oleskan pada wajah secara merata, lalu diamkan kurang lebih 15 menit. Setelah itu basuh dengan air hangat hingga bersih.

    #3 memakai Es Batu
    Es batu mampu meningkatkan sirkulasi darah di area sekitar jerawat, nan juga dapat mengecilkan pori-pori pada kulit, hingga menghilangkan kotoran pada kulit dan minyak berlebih di wajah. Caranya:
    1. Siapkan es batu secukupnya saja
    2. Lalu bungkus memakai kain bersih
    3. Tempelkan di bagian nan ada berjerawat
    4. kamu dapat tahan selama beberapa menit, lalu lepaskan.
    5. Apabila memang gak kuat menahan rasa dinginnya maka segera lepaskan, jangan dipaksakan.
    6. kamu dapat menulanginya berkali-kali, sekitar 10 kali atau lebih


    #4 memakai Madu
    Madu memiliki kandungan antibiotik nan tinggi, nan mampu mencegah infeksi menyebar dan mencegah radang pada jerawat. Cara membuat ramuan memakai madu, yiatu:
    1. Siapkan madu alami (jangan madu buatan pabrik)
    2. Siapkan kapas
    3. Lalu oleskan madu pada jerawat dengan memakai kapas
    4. Diamkan sekitar 20-30 menit
    5. Setelah itu, bersihkan wajah memakai air bersih

    #5 memakai Bawang Putih
    Bawang putih memiliki sifat anti jamur, antiseptik, antioksidan dan anti virus nan dapat mengatasi dan mempercepat proses penyembuhan jerawat. Cara penggunannya:
    1. Ambilah bawang putih
    2. Potong 1 siung bawang putih menjadi 2 bagian
    3. Gosok-gosokkan bawang putih nan telah dipotong itu ke jerawat, lakukan selama 5-10 menit
    4. Setelah selesai, terakhir cuci wajah memakai air bersih

    #6 memakai Buah Tomat
    Caranya:
    1. Sediakan 1 buah tomat nan matang (berwarna kemerahan)
    2. Potong buah tomat menjadi irisan tipis-tipis
    3. kamu tutup area jerawat dengan beberapa irisan tomat itu
    4. Diamkan selama 10-15 menit
    5. Setelah selesai, tinggal basuh muka memakai air bersih

    #7 Beras Jepang
    Beras jepang juga dapat menghilangkan jerawat pada wajah, sebab kandungan squan oil di dalam beras jepang berkhasiat tuk membuat kulit lebih lembut.

    Cara memakainya, ketika sedang memasak beras jepang, dimana beras tersebut belum sampai matang, maka segera ambil airnya dan diamkan hingga dingin.

    Setelah itu, tinggal digunakan dengan membasuhkan air tersebut pada wajah, hingga wajah menjadi lebih bersih. Setelah itu, baru cuci muka memakai air biasa.

    #8 memakai uap
    Di Eropa, uap sering digunakan sebagai bahan kecantikan kulit maupun rambut. Manfaat menggukan uap yaitu membuat pori-pori wajah akan terbuka, nan berfungsi tuk memberi jalan minyak (nan meumpuk di dalam wajah) tuk segera keluar.

    Jerawat muncul sebab minyak menumpuk nan gak dapat keluar melalui pori-pori wajah, hal itu sebab tertutup nan lama-kelamaan muncul jerawat.
    .ma masukkan air panas kedalam wadah, setelah itu posisikan wajah tepat di atas wadah nan berisi air panas tersebut (Ingat! Wajah jangan dimasukan ke dalam air).

    Lakukan hanya beberapa menit, setelah itu bilas wajah memakai air hangat. Hati-hati, jangan sampai wajah terkena air panas).

    #9 memakai mentimun
    Mentimun sudah cukup dikenal dapat digunakan sebagai masker wajah, nan dapat memberikan kesehatan dan kehalusan pada kulit wajah.

    Kandungan di dalam mentimun bekerja sebagai anti-inflamasi, nan mampu mengobati jerawat nan mulai memerah dan muncul peradangan.

    Cara Penggunaan tuk  jerawat baru:
    1. Iris mentimun segar menjadi beberapa bagian
    2. Lalu letakkan pada daerah jerawat
    3. Biarkan selama 30-60 menit
    4. Setelah itu, bilas memakai air bersih
    5. Lakukan hal ini secara rutin, usahakan setiap hari hingga jerawat hilang

    Cara Penggunaan tuk jerawat nan sudah lama / membandel:
    1. Jus mentimun segar (tanpa air)
    2. Jadikan masker pada wajah
    3. Biarkan 30-60 menit
    4. Setelah itu, bilas wajah memakai air hangat
    5. Lakukan secara rutin hingga jerawat akhirnya hilang.

    Menghilangkan jerawat berdasarkan pola hidup dan kebiasaan

    Hindari tangan memegang wajah dalam keadaan gak bersih. Ini adalah hal nan simple dan mudah, akan tetapi sering gak disadari banyak orang nan mengalami masalah jerawat. Tangan nan digunakan tuk memegang segala benda, terdapat bakteri dan kotoran.

    Sehingga dalam kondisi tangan kotor, jangan sampai memegang wajah bahkan bagian jerawat. Sebelum memegang wajah, pastikan tangan bersih dahulu.

    Rajin cuci muka.
    Faktor utama penyebab jerawat yaitu produksi minyak pada kulit wajah, bakteri, sel kulit mati, dan pori-pori tersumbat. Dengan rajin mencuci muka maka ini sangat penting tuk membersihkan wajah dari bakteri, kotoran dan sel kulit mati.

    Rajin olahraga.
    Apa hubungannya olahraga dengan jerawat? Intinya dengan melakukan olahraga maka tubuh nantinya berkeringat, dimana keringat berguna tuk mengeluarkan racun dari dalam tubuh. Kulit epidermis pada wajah butuh detoksifikasi (mengeluarkan racun), nan hal ini penting tuk mambantu menghilangkan jerawat dengan cepat.

    Hati-hati dalam memakai komestik.
    Hentikan penggunaan komestik apabila ternyata menimbulkan jerawat, terlebih lagi produk kosmetik nan gak jelas. Hal itu sebab beberapa kosmetik mengandung bahan kimia nan memicu timbulnya jerawat. tuk itu, perlu waspada dalam penggunaan bahan kosmetik.

    Jangan memencet jerawat.
    Penting selalu diingat bahwa jerawat gak boleh dipencet, apalagi pada jerawat nan baru tumbuh. Memencet jrawat megakibatkan masalah peradangan, menimbulkan iritasi baru, dan membuat kondisi jerawat semakin parah.

    Hindari stres.
    Perlu diktahui bahwa reaksi kimia nan ditimbulkan akibat stres ataupun berpikir terlalu berat mengakibatkan meningkatnya produksi hormon nan efeknya memicu tumbuhnya jerawat di wajah dengan subur.

    Minum air putih.
    Konsumsi Air putih (bukan minuman bersoda, dll) bermanfaat dalam mengoptimalkan proses detoksifikasi, serta membantu proses peredaran darah di dalam tubuh menjai lancar. Hal ini penting tuk mengatasi masalah nan berkaitan dengan jerawat.

    Jangan sampai malas mandi. 
    Hal ini sangat penting, apabila kamu selama ini mandi 2 kali sehari, atau bahkan hanya 1 kali sehari, maka sekarang tambah menjadi 3x sehari. Mandi sangat berguna tuk menghilangkan stres, membuat pikiran fresh, membersihkan kulit secara umum, dan memberikan kesegaran pada wajah.

    Tidur nan cukup.
    Tidur nan baik dan cukup beguna dalam membantu proses detoksifikasi (penbuangan racun) daru dalam tubuh, hal ini membantu juga dalam upaya menghilangkan kotoran dan jerawat dengan lebih maksimal. Manfaat lainnya yaitu membantu menghilangkan sel-sel kulit mati, kemudian mengoptimalkan proses pergantian sel kulit mati menjadi sel nan baru dengan lebih cepat.

    Jangan lupa konsumsi buah dan sayuran.
    supaya wajah dapat selalu sehat dan juga bersih dari kotoran dan bekteri, maka dapat dibantu dengan membiasakan konumsi buah-buahan dan sayuran, kemudian perbanyak minum air putih guna mencegah dehidrasi dan melancarkan proses pembuangan racun dari dalam tubuh.

    Tips lainnya:
    1. Jangan memecah jerawat sebab memicu infeksi di bagian bawah kulit dan memicu lebih banyak sumbatan dan pembengkakan.
    2. Memecah bisul kecil juga dapat menimbulkan bekas luka di wajah.

    3. Menahan diri supaya gak menyentuh wajah dengan tangan. apabila mau menyentuh wajah pastikan terlebih dahulu mencucil tangan dengan air hingga bersih.

    4. Bersihkan Kacamata secara teratur sebab ada resiko reidu kulit dan sebum nan menempel akibat kacamata nan kotor.

    5. Gunakan pakaian nan longgar supaya memberi kulit ruang tuk bernapas, hal ini mencegah jerawat muncul di bahu atau punggung.

    6. Pakai kosmetik nan gak mengandung minyak sebab dapat menyumbat pori-pori.
    Jangan tidur dengan make up nan belum dibersihkan.

    7. Bersihkan rambut secara teratur sebab rambut dapat mengumpulkan sebum dan residu kulit.

    8. Hindari paparan sinar matahari berlebih terhadap wajah.

    9. Meski kebersihan wajah sudah dijaga dengan baik dan teratur, tetapi tetap dapat memberikan resiko tinggi munculnya jerwat sebab dipicu oleh hal-hal lain, seperti masalah mood (perubahan suasana hati), perubahan cuaca ataupun jenis makanan.

    10. Semua jenis kosmetik seperti krim pelembab, dan lotion nan mengandung minyak berakibat penyumbatan pada pori-pori wajah.

      Mengobati jerawat berdasarkan jenisnya (dengan obat kimia)

      Jenis jerawat juga penting diketahui. Dengan mengetahui perbedaan dari jenis-jenis jerawat maka  kita dapat mengetahui cara mengatasi permasalahan jerawat dengan lebih tepat. Berikut jnis-jenis jerawat nan cukup banyak:

      1. Whiteheads (komedo tertutup), berupa jenis bisul kecil akibat sebum nan terinfeksi bakteri di bawah permukaan kulit, ukurannya sangat kecil.

      2. Blackheads (komedo terbuka), terlihat jelas sebab muncul di permukaan kulit dan berwarna hitam. Komedo ini gak disebabkan kotoran, sehingga membersihkan wajah saja gak mampu menghilangkannya.

      3. Papula adalah jenis jerawat nan muncul di permukaan kulit berbentuk benjolan kecil dan berwarna merah muda.

      4. Pustules berbentuk benjolan berwarna merah muda di bagian pangkal dan berisi nanah di bagian atas.

      5. Nobules adalah jerawat berukuran besar dan menyakitkan apabila disentuh.

      6. Kista adalah jerawat nan menyakitkan apabila disentuh dan berisi penuh dengan nanah. apabila sampai meletus berakibat timbulnya bekas jerawat nan sulit dihilangkan.

        Mengobati jerawat ringan
        Umumnya masyarakat mengobati jerawat memakai obat-obatan atau salep nan dibeli di apotik tanpa resep dokter. Obat jerawat nan digunakan seperti OTC (Over The Counter) nan mengandung bahan aktif seperti resorsinol, benzoyl peroxide, salicylic acid, sulfur, retin-a, dan azelaic acid.

        Obat jerawat nan dapat dibeli di apotik, umumnya dalam bentuk gel, sabun dan krim. Tips tuk kamu nan memiliki kulit wajah sensitif, disarankan memilih nan jenis krim. Adapun jenis gel biasanya mengandung alkohol, nan memiliki efek membuat kulit wajah kering, jenis gel cocok digunakan bagi orang nan mengalami banyak kulit berminyak.

        Mengobati jerawat parah
        Sebenarnya, apabila mengalami masalah jerawat pada tingkat parah, disarankan tuk pergi ke dokter spesialis kulit, guna memperoleh pengobatan nan tepat dan efektif bagi kulit anda.

        Umumnya dokter meresepkan obat berbentuk krim, selain itu juga memberikan pasien obat antibiotik nan bekerja tuk membasmi pertumbuhan bakteri serta mencegah peradangan pada kulit. Obat antibiotik nan sering diresepkan yaitu jenis eritromisin dan tetrasiklin.

        Mengobati jerawat kista
        Jenis kista ini paling sulit disembuhkan, serta mudah menimbulkan bekas. Seorang dokter spesialis kulit dapat menyuntikkan kortikosteroid nan telah diencerkan tuk mengobati jerawat kista nan meradang, serta tuk mencegah problem jaringan parut.

        Selain injeksi kortikosteroid, terkadang dokter juga memberikan isotretinoin nan bekerja dalam mengobati jerawat kista nan sudah sangat parah, nan gak dapat disembuhkan dengan jenis obat lain.

        0 Response to "33 Penyebab Timbulnya Jerawat (Cara Ampuh Mengatasinya)"

        Posting Komentar