Inilah 23 Manfaat Latihan Fisik Secara Teratur! (Jenis Latihan Fisik)

Kondisi kebugaran fisik memiliki pengaruh nan cukup besar pada kualitas hidup seseorang.  Hal itu sebab selain tuk menjaga kondisi fisik supaya tetap fit dalam menjalankan aktifitas sehari-hari...

...juga menjaga kondisi psikologis supaya tetap dalam kondisi baik, dengan latihan fisik ini juga dapat memberbaiki kondisi suasana hati (mood) seseorang.

Apabila mendengar istilah latihan fisik, mungkin nan terbanan adalah sebuah aktivitas nan sangat melelahkan, serta muncul anggapan bahwa latihan fisik sulit tuk dilakukan.

Inilah 23 Manfaat Latihan Fisik Secara Teratur!

Padahal latihan fisik bukanlah hal nan berat tuk dilakukan, justru sangat mudah dan dapat menjadi menyenangkan. Disamping itu apabila kamu sering merasa lemas, mudah capek dan kurang semangat...

...maka masalah tersebut dapat diatasi secara efektif dengan melakukan latihan fisik, termasuk tuk kamu nan mudah mengantuk, lakukan-lah latihan fisik tuk mengatasinya.

Tubuh memerlukan pengolahan (latihan) pada titik tertentu supaya selalu fit. Hal nan kurang baik apabila tubuh selalu “dimanjakan” hanya dengan duduk-duduk, berbaring, bahkan tidur seharian...

Hal itu menyebabkan otot tubuh lama-kelamaan akan kendur, hal ini memberikan dampak negatif berupa penyakit nan rentan menyerang tubuh.

Dengan latihan fisik, daya tahan tubuh akan meningkat, sehingga penyakit juga akan menghindar. Sehingga aktivitas in bukanlah membuat lelah, justru akan dapat meningkatkan efektifitas kerja.

Menurut beberapa penelitian, latihan fisik nan teratur gak hanya sekadar membuat tubuh terasa bugar, tapi juga meningkatkan kesehatan mental, sehingga emosi mampu tuk dikontrol dengna baik.

Ketika Jennifer Carter, PhD, seorang konseling dan psikolog latihan fisik tuk keseimbangan hidup di Ohio, Amerika Serikat, mengatakan, “Saya sering merekomendasikan latihan tuk klien psikoterapi saya, khususnya bagi mereka nan mengalami rasa kecemasan atau depresi.”

Manfaat latihan fisik
apabila masih bermalas-malasan tuk olahra latihan fisik,maka kamu harus mengetahui banyak manfaat latihan fisik nan dilakukan secara teratur, berikut di bawah ini:

#1. Menurunkan risiko terkena penyakit
Latihan fisik mampu memiliki manfaat tuk mencegah penyakit serius, seperti diabetes tipe 2, radang pada sendi (osteoartritis),  kanker payudara, kanker usus, penyakit jantung dan pembuluh darah, depresi, demensia (menurunnya daya pikir), stroke, tekanan darah tinggi dan kolesterol tinggi.

Penyakit nan sering diderita oleh masyarakat Indonesia adalah penyakit jantung koroner. Penyebab penyakit ini sebab kondisi darah gak mengalir dengan lancar pada pembuluh darah, sebab terjepit zat lemak nan tertimbun di pembuluh darah, ataupun aliran darah terhalang zat kapur.

Sehingga, solusi tuk mengatasinya adalah dengan rutin melakukan latihan fisik, nan manfaatnya membuat jantung dapat berfungsi secara ortimal...

...dimana latihan fisik membuat peredaran darah dari jantung ke seluruh tubuh serta peredaran darah dari seluruh tubuh ke jantung menjadi lancar.

Dengan daya tahan dan fungsi jantung nan membaik, berefek positif pada menurunnya resiko penyakit jantung, gagal jantung, jantung koroner dan stroke.


#2. Tidur menjadi lebih nyenyak
Latihan fisik membuat mood akan cenderung positif, hal ini berimbas tidur menjadi lebih nyenyak. Akan tetapi, perlu diperhatikan bahwa latihan fisik berlebihan justru membuat tubuh lelah berlebihan, nan malah mengakibatkan kesulitan tidur.

Hal lainnya, hindari latihan fisik sebelum tidur, dengan kata lain bahwa gak direkomendasikan latihan fisik pada malam hari.

#3. Mampu mengontrol emosi
Latihan fisik mampu membuat mood kamu menjadi lebih terkontrol. dapat dikatakan bahwa latihan fisik memicu keluarnya ‘endorfin’, sebuah zat nan menimbulkan rasa nyaman dan senang, serta menekan rasa sakit...

...sehingga hal tersebut membuat kamu mampu menjaga kondisi emosi supaya stabil dan terkontrol dengan baik. Melakukan latihan fisik dapat menurunkan risiko seseorang terkena depresi.

Terlalu memforsir pikiran tuk memikirkan pekerjaan atau sebab hal lainnya akan menguras emosi, nan memicu depresi. Sehingga, tuk meringankan permasalahan ini perlu dilakukannya latihan fisik secara teratur (4-7 kali dalam seminggu).

Dengan latihan fisik akan merangsang zat kimia di otak, dan membuat perasaan lebih rileks dan bahagia. kamu juga dapat lebih percaya diri sebab latihan fisik nan dilakukan.

Disansir dari situs Apa.org, Para ahli menjelaskan bahwa biasanya dalam waktu lima menit setelah latihan fisik, sudah akan terasa efek positif pada suasana hati.

Penelitian menunjukkan bahwa olahraga dapat membantu meringankan depresi jangka panjang.  James Blumenthal, PhD, seorang psikolog klinis di Universitas Duke, menjelaskan bahwa orang nan aktif (latihan fisik) akan sedikit terkena depresi dibandingkan orang nan gak aktif. (Apa.org)

Pada tahun 2006, dilakukan sebuah studi tuk menyelidiki keterkaitan latihan fisik pada kesehatan mental, dengan menentukan latihannya. Dari temuan nan didapat, disimpulkan bahwa dokter harus mempertimbangkan menambahkan latihan fisik dalam proses perawatan tuk pasien depresi. (Apa.org)

Mary de Groot, PhD, seorang psikolog di departemen kedokteran di Indiana University, menjelaskan bahwa orang nan mengalami diabetes rentan tuk mengembangkan depresi, dan orang-orang nan mengalami depresi juga rentan mengembangkan diabetes. Sehingga ada komplikasi seruis disini.

Mary de Groot menjelaskan bahwa sejumlah studi menunjukkan orang dengan kedua gangguan tersebut (diabetes dan depresi) berada pada risiko lebih besar tuk kematian.

Sehingga, dia meluncurkan proyek percontohan dimana orang dewasa nan mengalami komplikasi diabetes dan depresi, perlu melakukan latihan fisik rutin. (Apa.org)

loading...

#4. Meningkatkan Energi
Latihan fisik akan  memperlancar penyaluran nutrisi dan oksigen ke berbagai jaringan tubuh. Hal ini memberikan manfaat penting, yaitu sistem jantung, pembuluh darah dan paru-paru akan bekerja lebih optimal, yan membuat kamu memiliki lebih banyak energi dalam menjalankan berbagai pekerjaan dan kegiatan padat.

Walaupun setelah latihan fisik, kamu akan merasa lelah serta berkeringat, tetapi itu hanya sementara, justru kegiatan fisik nan dilakukan akan mengoptimalkan kekuatan otot, menguatkan daya tahan tubuh, dan meningkatkan tenaga nan dimiliki.

#5. supaya berat badan ideal
Latihan fisik tentunya akan membakar kalori, hal ini membuat kamu lebih mampu tuk menjaga berat badan nan ideal, atau terhindar dari kegemukan. Sehingga kamu nan mau menjaga kondisi ideal berat badan, sangat penting memperhatikan latihan fisik nan dilakukan.

Adapun bagi nan memiliki kelebihan berat badan, maka selain melakukan latihan fisik secara teratur, juga harus mengatur pola makan nan sehat. Jangan berlebihan dalam mengonsumsi makanan, dan perhatikan jumlah asupan kalori nan masuk ke dalam tubuh.

Dengan berat badan nan ideal (gak terlalu gemuk dan kurus) maka membuat penampilan fisik menjadi lebih baik, hal ini akan membuat kamu lebih percaya diri.

Mengenai usaha menurunkan berat bedan, maka hindari terburu-buru tuk melakukan latihan fisik berat. apabila kamu baru memulai latihanfisi, maka awali dengan latihan fisik nan ringan saja dahulu, hingga akhirnya terbiasa, maka tingkatkan intensitas latihan.

#6. Menambah kekuatan seksual
Melakukan hubungan seksual juga perlu menyiapkan tenaga, saat itu aktivitas hormone meningkat. Sehingga, perlu menjaga kebugaran jasmani tuk melakukan hal tersebut, nan membuat tubuh lebih bertenaga setiap saat.

#7. Mengurangi Resiko Diabetes
Diabetes terdiri dari dua jenis. Salah satunya adalah diabetes tipe 2, penyebab sebab terjadinya kelainan insulin. Masalah kelainan insulin salah satunya disebabkan obesitas. tuk itu, perlu melakukan latihan fisik nan penting dalam meminimalkan resiko kegemukan.

#8. Mengontrol tekanan darah
Sirkulasi darah dapat lancar dengan rutin latihan fisik. Hal itu sebab jantung akan bekerja lebih cepat dalam mengalirkan darah. Sehingga tubuh tercukupi dalam proses pergantian darah dan oksigen. Hal ini membuat kondisi tekanan darah tetap normal. Rutinlah latihan fisik supaya terhindar dari  hipertensi.


#9. Meningkatkan kecerdasan
Tentunya kita mau supaya memiliki fungsi atau kerja otak nan maksimal setiap waktu. Latihan fisik membuat sirkulasi di dalam tubuh menjadi lancar, nan membuat proses pengiriman oksigen ke organ otak akan lancar.

Menurut ilmu pengetahuan, makanan organ otak nan paling utama adalah oksigen, sehingga latihan fisik nan dilakukan memiliki peran besar dalam menjaga fungsi organ otak supaya tetap baik.

#10. Menaikan HDL (High Density Lipoprotein)
HDL dapat naik dengan melakukan latihan fisik. Menurut penelitian di masa dekade ini, bahwa jogging ataupun jalan kaki sejauh 32 km dalam satu minggu mampu tuk menaikan HDL. Dan imbasnya akan dapat menurunkan LDL (kolesterol jahat).

#11. Mengurangi resiko alzheimer
Ciri-ciri penderita alzheimer adalah mudah melupakan kegiatan nan telah dilakukannya,  melupakan orang-orang nan baru saja ditemui, hingga nan sangat buruk adalah melupakan dirinya sendiri. Penyakit alzheimer terjadinya degenerasi sel.

Salah satu cara mencegah penyakit alzheimer adalah menjaga kebugaran tubuh, nan membuat tubuh dan utamanya organ otak memperoleh pasokan oksigen dan darah nan lancar.

#12. Menurunkan risiko kanker
Dalam penelitian nan dilakukan para ahli, menemukan bahwa melakukan latihan fisik sangat efektif tuk menghindarkan tubuh dari serangan penyakit. Utamanya adalah penyakit kaner nan sangt berbahaya, seperti kanker kolon (usus besar), kanker sumsum tulang, kanker payudara, dan kanker paru-paru.

Sebuah studi nan diterbitkan dalam JAMA Internal Medicine. Pada studi sebelumnya membuktikan bahwa orang-orang nan aktif secara fisik mampu menurunkan risiko kanker usus besar, payudara dan endometrium nan lebih rendah.

Aktivitas fisik mampu menurunkan kadar estrogen, nan dikenal memberikan dampak serius yaitu memicu kanker payudara dan tumor endometrium.

tuk memperoleh gambaran lebih lengkap tentang keterkaitan antara olahraga dan penurunan risiko kanker, maka sebuah tim nan dipimpin oleh Steven Moore, nan merupakan seorang ahli epidemiologi kanker di National Cancer Institute...

...melakukan pooling data dari 1. 4 juta orang tuk melaporkan tingkat aktivitas fisik mereka selama 11 tahun terakhir.

Moore mencocokkan catatan latihan dari masyarakat ini dengan kemungkinan risiko berbagai jenis kanker. Data nan diperoleh berasal dari 12 studi berbeda, dari berbagai populasi masyarakat nan tinggal di Amerika Serikat dan Eropa.

Akhirnya, peneliti menemukan bahwa orang-orang nan rutin latihan fisik, memiliki risiko terkena kanker nan lebih rendah tujuh persen, dibandingkan orang-orang nan jarang latihan fisik.

Penurunan risiko sangat terasa pada beberapa jenis kanker, orang-orang nan rajin latihanf fisik, memiliki rata-rata risiko 20 persen lebih rendah terkena kanker ginjal, kerongkongan, paru-paru, lambung, endometrium dll, dibandingkan dengan orang-orang nan jarang latihan fisik.

Adapun bagaimana mekanisme okahraga mampu menurunkan risiko kanker masih belum jelas. nan menjadi kemungkinan bahwa latihan fisik mampu secara efektif menurunkan kadar insulin dan
peradangan, sehingga sel-sel tubuh gak mudah terbentuk menjadi kanker atau tumor.

#13. Mencegah osteoporosis
Penyakit nan satu ini umumnya diderita oleh para manula (orang lanjut usia). Osteoporosis atau pengeroposan tulang, membuat biasanya membungkuk, sebab tulang punggungnya nan lemah. Penyakit ini disebabkan sebab di usia muda jarang melakukan aktivitas fisik.

Sebuah penelitian menyebutkan bahwa anak nan aktif, yaitu banyak bergerak ataupun melakukan latihan fisik, maka akan memiliki tulang kuat. nan mampu mencegah osteoporosis, terutama ketika di masa tua.

#14. Meningkatkan kepercayaan diri
Disadari atau gak, latihan fisik nan dilakuka secara rutin mampu meningkatkan rasa percaya diri. Berdasarkan survey psikolog, menemukan bahwa rajin melakukan latihan fisik nan membuat tubuh bugar, membuat citra diri meningkat.

#15. Terlihat awet muda
Kulit dapat menjadi lebih kencang ketika kamu rajin latihan fisik, hal itu sebab otot-otot secara reflek melakukan gerakan menegang dan merilaks nan berulang kali. Hal ini membuat kulit akan tertarik ke atas, nan membuat kulit menjadi terlihat kencang. Dan wajah juga akan terlihat awet muda.

Manfaat lainnya:

#16. Latihan fisik bertanggung jawab atas penundaan proses penuaan. Tubuh nan sehat membantu tuk memiliki pikiran nan sehat. Kebugaran tubuh memfasilitasi tuk memiliki kondisi psikologis nan sehat, sehingga mencegah penyakit mental / kejiwaan.

#17. Mencegah berbagai penyakit. Latihan fisik mengembangkan kemampuan tubuh tuk melawan infeksi dan penyakit.

#18. Latihan fisik bermanfaat juga tuk memperlancar proses pencernaan, sehingga menghindari sembelit dan berbagai gangguan pencernaan. Membakat lemak di dalam tubuh membantu mencegah penyakit seperti diabetes dan hipertensi.

#19. Memperkuat tulang dan otot, nan dapat mencegah arthritis dan penyakit tulang lainnya. Latihan fisik juga membantu tuk mencegah patah tulang dan cedera tulang, sebab faktor tulang nan lemah.

#20. Latihan fisik mencegh ptosis, akibat dari aliran darah nan gak merata di telapak kaki, kaki dan perut bagian bawah.

#21, Laihan fisik mengoptimalkan fungsi paru-paru, nan dapat mencegah sumbatan paru-paru akibat akumulasi cairan limfa.

#22. Berkeringat sewaktu latihan fisik sangat penting dalam membantu ginjal tuk menghilangkan (membuang) limbah dan racun dari dalam tubuh.

#23. Latihan fisik rutin membantu tuk peningkatan kualitas darah. Penelitian para ahli menunjukan bahwa latihan fisik dapat mengoptimalkan pengikatan kadar hemoglobin, kadar alkali nan relatif lebih besar, dan meningkatkan kandungan protein dan sel darah merah.

Program latihan tuk meningkatkan kondisi fisik

Latihan Kekuatan
Latihan beban/weight training efektif tuk meningkatkan kekuatan tubuh. Pada latihan ini, mula-mula lebih dulu melakukan gerakan push up, pull up, back up, squatrush dan squat jump. Setelah itu melanjutkan pada proses latihan nan memakai beban nan sebenarnya. Pemain dihimbau gak loncat-loncat di tempat nan permukaannya keras, sebab beresiko timbulnya cedera pada tulang kering dan tungkai.

Latihan Daya Tahan Tubuh
Daya tahan kardiovaskuler dilatih dengan jogging, atau secaa umum gerakan nan banyak memiliki nilai aerobik. Latihan ini tuk menambah tingkat daya tahan otot dan daya tahan kardiovaskuler. Sehingga pemain dituntut bergerak dan lari dengan waktu nan lama tanpa kelelahan berarti.

Tingkat lanjut dari latihan ini yaitu menambah kecepatan, intensitas  latihan dan kualitas gerak, nan bermanfaat utuk menjaga stamina pemain. Sehingga mampu tuk melakukan gerakan cepat dalam waktu nan lama, serta stabil gerakannya.

Latihan Kecepatan
Kecepatan sangat dibutuhkan pada futsal atau sepakbola. Pemain futsal dituntut bergerak cepat tanpa kehilangan keseimbangan. Dimana permainan sebab futsal mengharuskan bola terus mengalir secara cepat supaya gak direbut lawan. Bentuk latihan nan daat dilakukan yaitu lari bolak balik dengan jarak 6 m. Latihan sprint jarak pendek juga penting diterapkan dalam program latihan futsal.

Latihan Kelenturan
tuk menunjang gerakan nan lincah, seperti mengubah arah dan berbalik badan, selain itu supaya tubuh gak rentan cedera pada bagian persendian dan otot. Maka perlu program latihan fleksibilitas, seperti peregangan nan umum dilakukan, mencium lutut, sikap lilin, dll.

0 Response to "Inilah 23 Manfaat Latihan Fisik Secara Teratur! (Jenis Latihan Fisik)"

Posting Komentar