24 Gejala Penyakit Ginjal: Sering Kram, Gatal, Nyeri dll

Ginjal adalah dua buah organ nan berada di kedua sisi tubuh bagian belakang atas, tepatnya di bawah tulang rusuk manusia.

Ketika organ ginjal mengalami gangguan (sehingga fungsinya gak bekerja dengan baik), sisa-sisa metabolisme tubuh dan cairan berlebih dapat tertimbun di dalam tubuh...

...hal ini mengakibatkan pembengkakan di pergelangan kaki, tubuh merasa mual bahkan muntah-muntah, tubuh merasa lemas, hingga sesak napas.

Ginjal umumnya sebesar kepalan tangan orang dewasa, fungsi ginjal yaitu:
  1. Menjaga keseimbangan kadar garam dan mineral di dalam tubuh.
  2. Menyaring ampas metabolisme tubuh dan cairan berlebih dari darah.
  3. Menghasilkan renin, yaitu enzim nan berfungsi tuk membantu mengatur tekanan darah.
  4. Menghasilkan senyawa aktif dari vitamin D, berfungsi tuk menjaga kesehatan tulang.
  5. Menghasilkan senyawa eritropoetin, nan berfungsi tuk menstimulasi produksi sel darah merah.
  6. Mengatur kadar senyawa kimia nan fungsinya tuk menjaga fungsi jantung dan otot-otot tubuh.

Gejala Penyakit Ginjal

Penyakit ginjal akut merupakan sebuah kondisi ogan ginjal secara tiba-tiba berhenti berfungsi. Hal ini beresiko membuat organ lain terpengaruh dan juga gak dapat bekerja dengan baik.

Gejala nan umum dari penyakit ginjal akut, seperti mual, muntah, dehidrasi, sakit perut, nyeri pinggang belakang, hiperpensi, sering kebingungan, dll.

Mendeteksi secara dini penyakit ginjal sangat penting, hal ini nantinya supaya penyakit lebih mudah diatasi. Saat sudah kronis, penyakit ginjal sulit disembuhkan.

Berikut di bawah ini gejala penyakit ginjal:

#1. Sulit Bernafas
Penyebab penderita ginjal sulit bernafas sebab terjadi penumpukan cairan di dalam tubuh. Ginjal berfungsi tuk membuang cairan sisa metabolisme berupa urin. sebab fungsi ginjal terganggu, cairan hasil sisa metabolisme menjadi gak keluar seluruhnya...

...hal ini membuat cairan tersebut menumpuk di dalam tubuh. Penumpukan cairan di paru-paru mengakibatkan penderita penyakit ginjal sulit bernafas.

Dimana organ paru-paru nan seharusnya berisi udara, tetapi pada penderita ginjal justru paru-paru sebagiannya berisi cairan sisa metabolisme.

#2. Sering Kram
Penderita ginjal dapat mengalami gejala berupa kram otot. Hal ini sebab terjadinya penumpukan cairan di dalam tubuh, nan kemudian mengakibatkan otot-otot atau syaraf di dalam tubuh bereaksi...

...nan salah satunya berupa rasa kram pada bagian tubuh, bahkan dapat terasa cukup parah.


#3. Mengalami rasa gatal
Fungsi ginjal nan sudah gak mampu berfungsi dengan baik, mengakibatkan terjadinya penumpukan kotoran hasil dari sisa metabolisme tubuh. nan kemudian, mengakibatkan rasa sangat gatal.

Rasa gatal sebab hal tersebut, bukanlah gatal nan wajar seperti kena ulat. apabila gatal sebab terkena ulat maka dapat hilang dengan mudah, sedangkan gatal akibat penyakit ginjal dapat terus ada pada setiap harinya.

Ciri lain dari gatal sebab penyakit ginjal, yaitu gatal tersebut akan mudah berdarah apabila digaruk, walaupun dengan garukan nan ringan saja.

Rasa gatal dapat muncul di seluruh tubuh, adapun pada wanita seringnya rasa gatal muncul di bagian tangan, pergelangan tangan dan kaki.

#4. Tekanan Darah Tinggi
Radang ginjal dapat mengakibatkan timbulnya terkena darah tinggi. Apabla sebelumnya seseorang belum pernah memiliki riwayat darah tinggi, tetapi kemudian tiba-tiba terkena tekanan darah tinggi, ini dapat menjadi potensi gejala sakit ginjal.

Gejala berupa tekanan darah tinggi terjadi sebab adanya penyempitan pembuluh darah pada penderita ginjal, nan juga memiliki komplikasi penyakit diabetes.

#5. Nafas pendek-pendek
Normalnya manusia menghirup dan mengeluarkan udara di dalam tubuhnya dalam jangka waktu 3-4 detik.

Adapun bagi penderita ginjal, berpotensi mengalami lebih singkat menghirup dan mengelurakan udara (kurang dari 3 detik).

#6. Sakit Di Sekitar Pinggang
Penterita penyakit ginjal dapat mengalami sakit pinggang walalupun gak beraktivitas berat, atau nan memakai otot. Gejala penyakit ginjal nan satu ini sudah sering dibahas di forum kesehatan.

Sanannya, banyak masyarakat nan belum tahu cara membedakan sakit pinggang nan disebabkan oleh penyakit ginjal dan nan merupakan sakit pinggang biasa.

Penyebab gejala sakit di pinggang sebab penyakit ginjal, dimana munculnya rasa nyeri sebab batu ginjal nan terjebak di saluran kemih (ureter). Batu ginjal itulah nan menimbulkan rasa sakit / nyeri di pinggang.

Apabila ukuran batu ginjal semakin membesar, maka rasa nyeri di pinggang akan semakin sering terasa.

Dilansir dari tribunnews.com, ciri-ciri nyeri pinggang nan disebabkan oleh batu ginjal, yaitu nyeri bersifat kolik, datang secara tiba-tiba, dan rasanya dapat sampai sakit sekali, nan membuat penderitanya sampai berguling-guling sebab rasa sakit.

Ciri-ciri lainnya:
  1. Nyeri di bagian belakang samping, di bawah tulang punggung, biasanya juga menjalar ke perut bagian bawah, lipat paha, atau daerah kemaluan.
  2. Nyeri sering dirasakan bersamaan dengan waktu buang air kecil
  3. Nyeri sering disertai dengan mual, bahkan sampai muntah.
  4. Urine beraroma gak enak
  5. Nyeri nan dirasakan, dapat bersamaan dengan kondisi tubuh nan panas, dan menggigil.

Loading...

#7. Hormon terganggu
Ginjal memiliki fungsi tuk memproduksi hormon. Fungsi ginjal nan terganggu berpotensi menimbulkan gangguan hormon. Gangguan hormon dapat mengakibatkan masalah, seperti hormon pembuat tekanan di dalam darah meningkat sedangkan hormon-hormon lainnya menurun.

#8. Osteoporosis
Orang nan menderita sakit ginjal dapat mengalami masalah osteoporosis. Penyebabnya, pada penderita ginjal, asupan vitamin D beresiko menjadi cenderung menurun, sebab penderita ginjal gak dapat secara maksimal memperoleh asupan vitamin D dari makanan atau sinar matahari.

Kondisi kekurangan vitamin D ini , mengakibatkan penderita ginjal beresiko terkena masalah para organ tulang, seperti penyakit osteoporosis.

#9. Nyeri saat berkemih
Orang nan mengalami batu ginjal dapat beresiko mengalami sakit ketika berkemih atau buang air kecil, penyebabkan sebab saat saluran kemih digunakan (tuk berkemih), maka batu ginjal akan menekan saluran kemih tersebut, hal ini menimbulkan rasa nyeri.

#10. Urin berwarna keruh
Ciri penderita nan mengalami infeksi ginjal adalah kondisi urinnya berwarna keruh. Dimana bakteri dan virus nan masuk ke dalam tubuh akan menginfeksi ginjal, nan menyebabkan fungsi ginjal menurun dalam menyaring urin.

Urin nan dapat disaring ginjal dengan baik, ketika dikeluarkan warnanya bening. Sedangkan, apabila terjadi masalah pada fungsi ginjal (tuk menyaring urin), mengakibatkan urin nan keluar akan berwarna keruh. Bentuk warna urin nan keruh, berupa warna cenderung cokelat dan merah darah.

#11. Demam
Orang nan terkena infeksi ginjal, dapat mengalami demam ringan. Demam sebenarnya merupakan gejala suatu penyakit.

Orang nan sakit ginjal dapat ditandai dengan gejala demam, dan seringnya demam gak kunjung sembuh, atau lama sekali sembuhnya (gak wajar) walaupun sudah diberikan obat khusus penurun demam.


#12. Mual
Penderita ginjal beresko mengalami gejala mual, penyebabnya terjadi penumpukan cairan di dalam perut. Saa perut penuh dengan cairan, lambung menjadi tertekan, akhirnya menimbulkan rasa mual.

#13. Tubuh mengalami bengkak
Penumpukan cairan hasil sisa metabolisme nan gak dapat dikeluarkan, dapat beresiko buruk bagi penderita penyakit ginjal, berupa bagian tubuh mengalami bengkak…

...dimana tubuh penderita penyakit ginjal akan mengalami seperti menggembung, sebab adanya penumpukan cairan di dalam tubuh. Bagian tubuh nan umumnya mengalami bengkak yaitu tangan, kaki dan perut.

Penumpukan cairan di dalam tubuh, juga dapat menyebabkan penderita merasakan perut kembung dan perut terasa gak nyaman.

#14. Nafsu makan berkurang
Kondisi perut nan bermasalah dan kurang nyaman, membuat penderita ginjal menurun nafsu makannya. Hal ini membuat berat badan dari penderita ginjal akan menurun.

#15. Kencing berdarah
Ciri seseorang terkena penyakit ginjal hematuria adalah urin nan dikeluarkan dapat bercampur dengan darah. Hal ini terjadi sebab kondisi filter ginjal nan gak maksimal fungsinya, ginjal gak mampu tuk menyaring urin nan dikeluarkan melalui ginjal…

...darah di dalam tubuh dapat keluar saat kencing sebab fungsi filter ginjal nan bermasalah.

#16. Sulit Tidur
Sebenarnya ada cukup banyak hal nan membuat seseorang sulit tidur, salah satunya akibat penyakit ginjal nan dialami.

Hal ini sebab kondisi organ ginjal nan bermasalah, menimbulkan masalah sesak nafas dan masalah pada organ perut, tentunya gejala ini menimbulkan masalah susah tidur.

#17. Bengkak di pelupuk mata
Pembengkakan pada penderita ginjal dapat sampai ke bagian peulupuk mata. Gejala ini berasal dari masalah radang ginjal nan dialami.

Radang ginjal dapat disebabkan oleh bakteri, bakteri tersebut merusak nefron pada ginjal, nan mengakibatkan urin kembali masuk ke dalam darah.

Air nan dimasukkan ke dalam tubuh nan gak dapat diserap dengan baik. Membuat pembengkakan dapat terjadi di pelupuk mata. Penderita radang ginjal harus melakukan cuci darah seumur hidupnya.

Selain itu, pembengkakan juga dapat terjadi di daerah lutut dan buah zakar.

#18. Busa di air kencing
kamu perlu curiga apabila ada busa pada air kencing. dapat jadi itu merupakan gejala penyakit radang ginjal. Nefron ginjal nan rusak menyebabkan kencing menjadi berbusa.

#19. Kencing diserbu semut
Ini dapat menjadi gejala penyakit ginjal glukosaria. Orang nan sakit glukosaria akan memiliki kadar gula di dalam urin, nan membuat urin tersebut saat dikeluarkan akan memancing kehadiran semut.

Glukosaria juga dapat dikeluarkan bersamaan dengan urin sisa metabolisme.

#20. Susah buang air kecil
Penderita batu ginjal beresiko mengalami kesusahan saat buang air kecil. Batu ginjal nan berukuran besar dapat menghambat saluran kecing...

...hal ini membuat penderita kesulitan saat berkemih (buang air kecil).

#21. Menghambat pertumbuhan
Anak-anak nan menderita penyakit ginjal mengakibatkan pertumbuhan dan perkembangan tubuhnya terhambat.

Dimana organ ginjal merupakan organ nan sangat vital dalam mendukung pertumbuhan anak-anak dan bayi.

#22. Diare
Anak nan menderita penyakit ginjal beresiko akan sering diare. Penyebabnya sebab saluran cerna pada anak terkena infeksi, oleh bakteri nan menyerang ginjal. Hal ini menyebabkan anak rentan terserang diare.

#23. Sedikit mengeluarkan air kemih
Ini menjadi ciri-ciri sakit ginjal akut nan termasuk sangat perlu diketahui. Jumlah air urin nan keluar saat berkemih biasanya membantu dokter dalam diagnosis sakit ginjal akut.

Gejala urin nan keluar sedikit menjadi tanda-tanda penyakit ginjal, apalagi diperkuat dengan gejala lain seperti air urin nan lebih gelap, keruh, bahkan berwarna kemerahan seperti warna darah.

#24. Perasaan mengantuk atau melamun
Ciri-ciri ini dapat menjad tanda bahwa organ ginjal bermasalah. Biasanya penderita kurang responsif bila dipanggil atau diajak bicara, dan dirinya lebih sering melamun.

Hilangnya atau menurunya tingkat kesadaran ini disebabkan oleh beberapa hal, utamanya sebab penumpukan racun nan berlebihan, gak dapat secara optimal dibuang keluar tubuh melalu proses urinisasi. Hal ini dipicu sebab fungsi organ ginjal nan bermasalah.

Toksin atau racun nan seharusnya dibuang oleh ginjal ke dalam urin, akan tetapi justru ikut di peredaran darah hingga ke otak. Zat toksin inilah nan membuat seseorang sulit berkonsentrasi.

Jenis-jenis penyakit ginjal

Gnjal Akut
Penyakit ginjal akut disebabkan oleh beberapa hal:
  1. Volume darah di dalam tubuh berkurang. Penyebabnya seperti sebab perdarahan, diare, muntah nan disertai dehidrasi parah.
  2. Terhambatnya pembuluh darah utama nan memasok aliran darah ke ginjal, seperti berupa radang dinding pembuluh darah nan memblokir aliran darah.
  3. Darah nan dipompa jantung lebih sedikit dari nan normal. dapat terjadi sebab gagal jantung, gagal fungsi hati dll.
  4. Beberapa jenis obat-obatan nan berdampak kepada pasokan darah menuju ke ginjal, atau bahkan secara langsung bereaksi terhadap organ ginjal.

Orang-orang nan berisiko mengalami penyakit ginjal akut, yaitu:
  1. Sering mengalami dehidrasi (kurang cairan tubuh).
  2. Mengalami infeksi parah.
  3. Mengonsumsi obat-obatan tertentu.
  4. Penyumbatan pada saluran kencing.
  5. Memliki riwayat gangguan ginjal atau penyakit kronis lainnya, seperti gagal jantung, penyakit hati, diabetes.
  6. Berusia di atas 65 tahun.

Dalam memastikan diagnosis terhadap penyakit ginjal akut, dokter perlu melakukan tes urine dan tes darah. Pengobatan penyakit ginjal akut sangat bergantung kepada faktor nan menyebabkan munculnya penyakit.

Dimana dengan mengobati penyebab dasarnya, memberikan berpotensi besar supaya pasien sembuh dari penyakit ginjal nan dialami.

Beberapa langkah nan dilakukan dalam mengobati penyakit ginjal akut ringan:
  1. Mengobati infeksi nan menyebabkan penyakit ginjal akut.
  2. Mencukupi kebutuhan asupan cairan tuk mencegah masalah dehidrasi (sebab dehidrasi dapat memperparah kondisi penyakit ginjal akut nan diderita).
  3. Menghentikan konsumsi obat-obatan nan memicu semakin parahnya penyakit ginjal akut.
  4. Basanya, apabila penyebab dari penyakit ginjal akut gak diketahui dengan pasti, dokter menyarankan pasien tuk menemui dokter spesialis ginjal (nefrologi) atau dokter spesialis urologi.

Beberapa komplikasi nan muncul akibat penyakit ginjal akut:
  1. Gagal ginjal kronis.
  2. Edema paru. Terjadi sebab penumpukan cairan di dalam paru-paru.
  3. Asidosis metabolik. Terjadi sebab tingkat keasaman darah nan tinggi. Gejalanya berupa mual dan muntah, mudah mengantuk, dan sulit bernapas.
  4. Otot menjadi lemah dan gangguan pada detak janung, sebab kondisi kadar kalium nan tinggi di dalam darah.

Gagal ginjal
Penderita gagal ginjal kronis nan sangat disarankan supaya secara teratur memeriksa kondsi urine dan darah:
  1. Penderita nan juga mengalami hipertensi (tekanan darah tinggi).
  2. Menderita diabetes.
  3. Memiliki anggota keluarga nan juga pengidap gagal ginjal kronis.

Hal nan penting dperhatikan tuk mencegah gagal ginjal kronis:
  1. Terapkan pola makan sehat, intinya rajin makan sayuran dan buah, serta minum air putih nan cukup.
  2. Menghindari merokok dan minuman keras.
  3. Berolahraga secara teratur.
  4. gak sembarangan dalam mengonsumsi obat-obatan tertentu (konsultasikan dengan ahlinya).

Infeksi Ginjal
Infeksi ginjal adalah berpindahnya bakteri dari kandung kemih menuju salah satu atau kedua ginjal. Kondisi ini biasanya hasil dari komplikasi infeksi saluran kemih.
  1. Gejala akibat infeksi ginjal biasanya muncul hanya berselang beberapa jam setelah bakteri mencapai ginjal, berikut gejalanya:
  2. Bau urine gak seperti biasanya
  3. Lebih sering buang air kecil
  4. Terasa sakit saat buag air kecil
  5. Perut bagian samping terasa gak nyaman.
  6. Punggung gak nyaman
  7. Mual dan muntah.
  8. Demam atau tubuh terasa menggigil
  9. Menurunnya nafsu makan.
  10. Diare.

Batu Ginjal
Batu ginjal adalah terbentuknya benda di dalam tubuh (bentuknya seperti batu) hasil dari penimbunan mineral dan garam di salah satu atau kedua organ ginjal. Gejala batu ginjal gak dirasakan apabila batu di dalam ginjal masih berukuran sangat kecil.

Gejala batu ginjal baru terasa ketika batu berukuran lebih besar keluar dari ginjal menuju ke ureter, nan mengakibatkan terjadinya gesekan dengan dinding ureter. Akibat gesekan ini, dinding ureter mengalami iritasi, nan dapat menyebabkan urine dapat bercampur darah.

Berikut gejala batu ginjal:
  1. Nyeri pada bagian perut, punggung bawah, pinggang, dan selangkangan.
  2. Mual dan muntah
  3. Kesulitan tuk beristirahat
  4. Terasa sakit saat buang air kecil
  5. Warna urine keruh.
  6. Bau urine menyengat

Terbentuknya batu ginjal sebab penumpukan unsur-unsur, seperti kalsium, amonia, asam urat, atau sistin.

tuk mendiagnosis kondisi ini, dokter akan menyarankan melakukan beberapa tes, guna memeriksa infeksi dan batuan nan terdapat di dalam urine.

Tes darah juga akan dilakukan tuk memastikan organ ginjal masih berfungsi dengan baik.

tuk mengetahui lokasi pasti dari batu ginjal, dokter menyarankan tuk melakukan beberapa tes, seperti CT scan, sinar X, dan USG.

Faktor risiko nan membuat kambuhnya batu ginjal:
  1. Kurang mengonsumsi serat.
  2. Kurang minum cairan atau minum air putih
  3. Hanya punya satu ginjal nan berfungsi
  4. Pernah dioperasi pada bagian sistem pencernaan.
  5. Terlalu sering mengonsumsi suplemen mengandung vitamin D dan kalsium.

Minum air putih nan mencukupi sangat penting, hal ini sangat penting dalam mencegah dehidrasi dan mengencerkan urine.

Referensi: webmd.com | nhs.uk

0 Response to "24 Gejala Penyakit Ginjal: Sering Kram, Gatal, Nyeri dll"

Posting Komentar