27 Gejala Diabates nan Penting Diketahui!

Gaya hidup sehat sekarang ini banyak diabaikan oleh orang-orang, hal ini mengakibatkan timbulnya penyakit serius (berbahaya).

Seringnya tubuh terkena penyakit sebab asupan makanan nan gak seimbang, yaitu banyak mengkonsumsi asupan nan gak sehat, serta pola makan nan buruk.

Diabetes mellitus adalah penyakit nan bersifat kronis (menahun) nan terjadi akibat kurangnya produksi insulin oleh pankreas.

27 Gejala Diabates nan Penting Diketahui!

Penyakit diabetes berhubungan dengan metabolisme karbohidrat nan ditandai dengan meningkatnya konsentrasi glukosa dalam darah.

Penyakit diabetes dikenal juga dengan nama penyakit kencing manis atau penyakit gula, nan terjadi sebab kelainan pada proses metabolisme tubuh.

sebab kadar glukosa nan berlebihan di dalam darah menyebabkan insulin dalam tubuh gak bekerja dengan baik, sebab gak mampu memecah glukosa.

Sel-sel dalam tubuh manusia membutuhkan energi dari gula (glukosa) tuk dapat berfungsi secara normal. Biasanya mengendalikan gula di dalam darah adalah hormon insulin.

Apabila tubuh kekurangan insulin atau muncul resistansi terhadap insulin pada sel-sel tubuh, kadar zat gula (glukosa) darah akan meningkat drastis. Kondisi seperti ini memicu timbulnya penyakit diabetes (diabetes melitus).

Penyakit diabetes ini terdiri dari dua tipe, yaitu diabetes tipe 1 nan biasanya disebabkan oleh kondisi tubuh nan gak mampu menghasilkan insulin atau memakai glukosa, sebab sel penghasil insulin hancur sebab adanya virus.

Diabetes tipe 2 pada umumnya masih mampu menghasilkan insulin di pankreas. Akan tetapi ada kalanya insulin gak mampu bekerja normal, hal ini dikenal dengan istilah “insulin resistance”.

Dabetes tipe 1 ini biasanya menyerang orang nan umurnya di bawah 40 tahun khusunya anak-anak. Adapun diabetes tipe 2 biasanya menyerang orang nan berumur diatas 40 tahun.

Jenis diabetes nan paling umum terjadi adalah diabetes tipe 2. Sekitar 80% pengidap diabetes di Indonesia menderita tipe 2 ini.

Gejala penyakit diabetes
Mengetahui gejala-gejala awal dari penyakit diabetes ini, sangat penting tuk melakukan aksi pencegahan sedini mungkin (sebelum penyakit kondsinya sangat parah), sehingga dapat terhidar dari tahap penyakit kronis. Berikut di bawah ini gejala penyakit diabetes:

#1. Mudah lelah, dimana tubuh mudah merasa lelah ketika melakukan aktivitas biasanya (dalam sehari-harinya). Mudah lelah menandakan terdapat masalah pada salah satu organ tubuh.

Ketika tidur, penderita diabetes gak nyaman dengan kondisi tubuhnya. Selain itu, cukup sering bangun di dalam hari tuk berkemih dan minum air, hal ini membuat tidur terganggu.


#2 Berat badan terus menurun tanpa diketahui sebab pastinya. Bagi penderita diabetes, penurunan berat badan terjad sebab tubuh gak mampu dengan baik tuk menyerap glukosa (sumber energi tubuh).

#3. Sering merasa kehausan tanpa diketahui penyebab pastinya, padahal belum lama waktu sebelumnya sudah minum. Sehingga penderita diabetes, dapat mengalami sering merasa sangat haus, walau sudah banyak minum.

#4. Muncul masalah pada kulit, seperti warna kulit menjadi gelap, terutama di bagian sekitar leher. Penyebabnya kondisi insulin nan direspon oleh tubuh banyak menghasilkan pigmen.

Diabetes dapat mememgaruhi sirkulasi darah, mengakibatkan kelenjar keringat mengalami disfungsional, nan membuat kulit menjadi bersisik, terasa gatal, kering, dan iritasi. Gejala seperti ini cukup sulit dideteksi sebagai diabetes, hal itu sebab terdapat berbagai penyebab lainnya nan menimbulkan masalah pada kulit.

#5. Penglihatan melemah. Gejala ini sering menjadi keluhan penderita diabetes tipe 2. Penglihatan menjadi kabur atau gak jelas terjadi akibat kadar glukosa melonjak naik, berakibat merusak pembuluh darah dan membatasi cairan nan masuk ke mata. Kondisi seperti ini dapat mengubah bentuk lensa dan mata.

Gejala pada mata kabur ini dapat kembali pulih, seiring dengan berkurangnya kadar gula darah ke batas normal. Akan tetapi, apabila gula darah terus-menerus tinggi maka dapat berujung pada kebutaan permanen.

#6. Sering merasa kelaparan (polifagia)

#7. apabila terjadi luka pada tubuh, luka lama tuk mengering,  atau luka lama sekali tuk sembuh (gak wajar). Kelebihan gula darah berakibat sistem kekebalan tubuh menjadi gak normal. Sehingga mempengaruhi laju pemulihan luka atau memar, nan memakan waktu lebih lama dari waktu biasanya.

Gula darah nan sangat tinggi menyebabkan perubahan aliran darah di dalam tubuh. Dimana banyak bagian tubuh nan gak mendapatkan suplai darah sesuai kebutuhan. Keadaan seperti ini dapat mengakibatkan syaraf bermasalah, nan membuat luka lama sembuh.

Problem seperti ini dapat berkemungkinan dilakukannya diamputasi tuk mengatasi infeksi, supaya gak menjalar ke syaraf lainnya.

#8. Fungsi saraf menurun

#9. Sering buang air kecil, terutama di malam hari. Buang air kecil nan normal sekitar lima hingga delapan kali dalam sehari. Penderita diabetes melakukan buang air kecil lebih dari jumlah itu.

loading...

#10. Berkurangnya massa otot.

#11. Kulit terasa gatal, dimana cairan dalam tubuh memiliki peran tuk sistem metabolisme tubuh. Kondisi kekurangan cairan membuat kulit menjadi lebih kering, berakibat reaksi berupa kulit nan terasa sangat gatal. Gatal dapat terjadi pada semua bagian tubuh, adapun nan paling sering di sela-sela jari kaki dan tangan.

#12. Mudah munculnya infeksi pada kulit.

#13. Kencing nan berlebihan (polyura)

#14. Mengalami gangguan penyakit kulit, seperti gatal-gatal

#15. Sering mengalami rasa sakit dan kram pada kaki (nan gak wajar / gak diketahui penyebab pastinya).

#16. Mengalami infeksi pada saluran kencing

#17. Sering mengalami mati rasa, atau kesemutan pada kaki atau tangan. Pada banyak kasus diabetes nan dialami banyak orang, hampir seluruhnya mengalami gejala berupa mati rasa. Bagian tubuh nan sering merasakan mati rasa ataupun kesemutan pada tangan, kaki (nan beserta jari-jemari)…

...hal ini terjadi sebab peningkatan kadar gula darah, nan mengakibatkan masalah pada serabut saraf.

#18. Sering merasa mual, dimana mual menjadi gangguan nan paling sering terjadi pada penderita diabetes. Munculnya rasa mual ini terjadi ketika tubuh melakukan pembakaran tuk mendapatkan energi dari cadangan lemak. Akan tetapi, hasil pembakaran lemak ini menghasilkan senyawa keton nan dapat masuk ke dalam aliran darah, nan dapat menimbulkan efek mual.

Senyawa keton nan masuk ke dalam darah sama sekali gak menghasilkan energi, tetapi justru berubah menjadi racun di dalam tubuh. Kondisi ini membuat tubuh bekerja tuk mengeluarkan semua senyawa keton ini melalui cara muntah.


#19. Nafsu makan meningkat. Dimana mekanisme timbulnya rasa lapar, dimana sinyal lapar nan dikirim oleh tubuh, tuk memenuhi kebutuhan supaya semua sel dapat berfungsi secara normal sebab mendapatkan asupan glukosa nan mencukupi kebutuhan.

Rasa lapar nan gak normal (sebab gejala  diabetes) bukan sebab sel-sel tubuh gak mendapatkan asupan glukosa dari makanan nan cukup, melainkan sebab makanan nan sudah ditelan gak dapat masuk ke dalam sel tuk digunakan dalam proses metabolisme…

...nan kemudian muncul respon rasa lapar (gak wajar) pada tubuh.

Awal diabetes sering ditandai dengan rasa lapar berlebihan. Kondisi ini sebab tubuh merubah makanan menjadi kadar gula di dalam darah dalam waktu nan sangat cepat. Sementara tubuh gak memiliki insulin (atau sel pada tubuh gak mampu menerima insulin nan dihasilkan pankreas). Hal ini menyebabkan perut lebih mudah lapar dari biasanya.

#20. Gangguan pada gusi, seperti gusi menjadi merah, mengalami pembengkakan, dan iritasi. Pada orang lanjut usia nan mengalami gejala diabetes sering diawali dengan kondisi gusi nan membengkak.

Gusi nan bengkak sebab akumulasi dari tingginya kadar gula di dalam darah. Keadaan seperti ini mempengaruhi sistem syaraf nan terletak pada bagian gusi. Gusi nan bengkak menyebabkan penderita kesulitan dalam makan.

#21. Rasa gatal serta infeksi ragi di sekitar vagina atau penis.

#22. Infeksi jari kaki dan tangan, dimana gula darah nan tinggi berakibat jamur mudah mengenai tubuh. Jamur akan memakan gula darah secara langsung, nan menyebabkan luka mudah berkembang pada bagian jari kaki dan tangan. Tanda-tanda awal infeksi boasanya berupa kulit nan lecet (secara gak wajar) dan kulit mengelupas sendiri.

#23. Infeksi di bawah payudara, kondisi ini sering ditandai dengan rasa gatal nan berlebihan di lipatan bawah payudara.

#24. Nyeri sendi. Rasa nyeri dan gak nyaman paling sering terjadi pada bagian kaki atau sendi nan berhubungan langsung dengan kaki. Hal ini kareba kadar gula nan tinggi di dalam darah, menimbulkan efek kepada syaraf tubuh.

#25. Nafas lebih cepat. Bagi penderita diabetes nan sudah parah, dapat mengalami sesak nafas. Kondisi tinggi kadar gula di dalam darah, menimbulkan minimnya pasokan oksigen. sebab itu nafas menjadi lebih cepat sebab berusaha memenuhi kebutuhan oksigen bagi tubuh.

#26. Denyut jantung cepat. Hal ini disebabkan sebab tubuh berusaha mengedarkan darah ke semua bagian tubuh, padahal ada banyak kadar gula di dalam darah. Mengakibatkan jantung bekerja terlalu keras tuk menyerap darah...

...hambatan kadar gula nan tinggi menyebabkan jantung gak bekerja optimal. sebab itu denyut jantung meningkat.

#27. Mulai mendengkur saat tidur. Orang nan menderita diabetes dapat mengalami perubahan kebiasaan saat tidur. Orang nan gak terbiasa mendengkur dapat menjadi sering mendengkur. Kadar gula tinggi di dalam darah mengakibatkan tubuh membutuhkan oksigen nan lebih.

Kadar oksigen nan gak mencukupi menyebabkan organ pernafasan bekerja keras tuk menyerap oksigen. Hal ini membuat hidung dan tenggorokan mendapatkan tekanan nan lebih keras saat tidur, alhasil beresiko tinggi terjadi dengkuran.

Penderita Diabetes di Indonesia
Pada tahun 2013, penderita diabetes di Indonesia diperkirakan mencapai 8,5 juta orang dengan rentang usia 20-79 tahun (dikutip dari Federasi Diabetes Internasional). Tetapi, kurang dari setengah dari mereka nan menyadari kondisinya tersebut.

Tingkat keparahan gejala nan dialami tiap penderita diabetes dapat berbeda-beda. Dan, gak semua orang mengalami gejala-gejala tersebuts.

Diagnosis dan pengobatan diabetes secara dini sangat penting, tuk mencegah timbulnya masalah komplikasi. tuk itu, apabila mengalami beberapa gejala nan disinyalir adalah gejala diabetes, segera periksa ke dokter.

Langkah-langkah pengobatan diabetes tipe 2
Walaupun diabetes gak dapat disembuhkan, diagnosis dini sangatlah penting supaya menghindari dampak lebih buruk. Dengan pendeteksian dini, sangat pentign supaya kadar gula darah penderita diabetes dapat dikendalikan.

Tujuan pengobatan diabetes tuk mempertahankan keseimbangan kadar zat gula darah dan mencegah komplikasi penyakit berbahaya.

Penderita diabetes tipe 2 biasanya membutuhkan obat-obatan tuk menjaga keseimbangan kadar zat gula darahnya. Proses pengobatan umumnya diawali dengan obat dalam bentuk tablet, nan setelah itu dapat diikuti dengan terapi suntikan, seperti insulin.

Saran-saran bermanfaat bagi penderita diabetes
Penderita diabetes penting tuk menerapkan pola makan nan sehat dan seimbang. Lalu lakukan aktivitas olahraga secara rutin, dapat berupa jongging 20-30 menit, lakukan secara rutin (minimal 3 kali dalam seminggu).

Penderita diabetes harus menghindari konsumsi minuman keras, dan jangan merokok. Terus merokok akan meningkatkan potensi penyakit nan lain seperti hipertensi, serangan jantung dan paru-paru.

Jumlah kalori nan masuk ke dalam tubuh harus dihitung. Kurangi (batasi) asupan makanan nan banyak mengandung gula ataupun bahan pemanis buatan.

Istirahat cukup. Tidur malam penting tuk dijaga waktunya (jangan begadang). Tidur nan cukup ternyata dapat membantu menurunkan kadar gula darah.

apabila mengalami luka, penting tuk merawat luka dengan baik. Penderita diabetes sangat rawan terkena luka dan lecet. apabila terkena luka nan gak kunjung sembuh, harus segera mendapatkan perawatan dokter. Hal ini tuk mencegah infeksi, dan mencegah menjalar ke bagian tubuh lainnya.

Selalu merawat kesehatan gigi dan mulut, hal ini tuk mencegah infeksi, terutama dari bakteri nan tinggal dalam mulut.

Penderita diabetes harus menjaga berat badan supaya gak berlebihan. Berat badan berlebihan memicu kadar gula darah nan tinggi dan penyakit komplikasi lainnya.

Pola makan nan disarankan yaitu sayuran, buah, sumber protein dari kacang-kacangan, biji-bijian dan ikan.

apabila mau konsumsi asupan karbohidrat, maka pilihlah asupan korbohidrat nan tinggi serat, utamakan konsumsi sayuran hijau.

Mengelola asupan karbohidrat membantu tuk mengontrol gula darah. Hindari makanan nan tinggi lemak.

Hindari stres dan depresi, sebab stres berlebih dapat meningkatkan kadar gula darah.

Referensi: diabetes.org.uk | webmd.com | nhs.uk  | webmd.com

0 Response to "27 Gejala Diabates nan Penting Diketahui!"

Posting Komentar