Cara Mengobati Gangguan Asam Lambung (Penyebab, Gejala & Pantangannya)

Asam lambung dalam kadar nan baik sebenarnya memiliki fungsi bagi tubuh, yaitu:
  1. tuk sistem pencernaan manusia. membantu tubuh dalam mengolah protein.
  2. Memproduksi enzim khusus berfungsi melawan semua kuman dan bakteri nan masuk ke sistem pencernaan tubuh.
  3. Membantu tubuh dalam melakukan penyerapan terhadap vitamin B12 (manfaat vitamin B12 tuk membantu sistem produksi darah merah dan menjaga sistem otak dan syaraf).

Penyakit asam lambung sebenarnya sudah cukup dikenal di masyarakat.

Kondisi ini terjadi sebab naiknya asam lambung menuju esofagus (kerongkongan), dan menimbulkan nyeri pada ulu hati, atau dapat dikatakan sensasi terbakar di dada.

Cara Mengobati Asam Lambung (Penyebab, Gejala & Pantangannya)

Penyakit asam lambung umumnya disebabkan gak berfungsinya lower esophageal sphincter (LES).

LES adalah lingkaran otot pada bagian bawah dari kerongkongan. LES berfungsi sebagai “pintu otomatis” nan akan terbuka ketika makanan atau minuman turun ke perut.

Setelah makanan masuk, LES akan menutup tuk mencegah asam dan makanan nan ada di perut supaya gak naik kembali ke kerongkongan.

apabila kondisi LES gak menutup dengan baik, asam lambung dapat keluar dari perut dan menyebabkan penyakit asam lambung.

Penyebab penyakit asam lambung

Banyak konsumsi makanan berlemak
Makanan berlemak memerlukan waktu pencernaan nan lebih lama di dalam perut, kondisi ini dapat memicu asam lambung nan diproduksi menjadi berlebihan...

...sehingga risikonya tuk naik kembali ke kekerongkongan juga meningkat.

Gangguan emosi seperti stres
Gangguan emosi nan dialami dapat memicu naiknya produksi asam lambung, nan membut tubuh rentan terkena penyakit gangguan lambung atau maag.

Kelebihan berat badan atau obesitas
Kondisi tubuh nan gemuk menyebabkan hal buruk, berupa tekanan nan lebih tinggi di dalam perutnya, apabila dibandingkan dengan orang nan memiliki berat badan ideal.

Tekanan nan tinggi pada perut diduga beresiko mengganggu kerja otot LES.


Menderita diabetes
Penderita diabetes juga lebih berisiko menderita penyakit asam lambung. Hal itu sebab kadar gula nan tinggi berakibat merusak saraf nan mengendalikan otot perut.

Akibatnya, makanan tinggal di dalam perut menjadi lebih lama sebelum berlanjut ke usus halus. Hal ini mengakibatkan meningkatkan resiko asam lambung naik ke kerongkongan.

Penggunaan obat tertentu
Zat tertentu di dalam obat-obatan juga dapat berakibat pada melemahnya otot LES.

Contohnya, pada penderita tekanan darah tinggi nan diberikan obat penghambat kalsium (calcium-channel blockers) tuk mengatasi masalah terkanan darah tinggi.

Akan tetapi, kandungan tersebut dapat melemahkan sistem kerja LES. nan akhirnya, meningkatkan resiko terjadinya asam lambung.

Kekurangan vitamin
Kondisi tubuh nan mengalami kekurangan vitamin dan mineral menjadi rentan terkena masalah asam lambung.

Hal itu sebab asupan vitamin dan mineral sangatlah penting tuk menjaga keseimbangan asam lambung.

Diet ketat secara berlebihan
Menerapkan diet ketat dapat meningkatkan resiko gangguan asam lambung.

Hal ini dapat terjadi ketika diet nan dilakukan kurang baik, maksudnya gak memperhatikan keseimbangan nutrisi tuk tubuh, kondisi ini dapat memicu kondisi asam lambung menjadi tinggi.

Makan-makanan sangat pedas
Konsumsi makanan nan terlalu pedas dapat memicu naiknya asam lambung, selain itu menimbulkan masalah nyeri pada lambung.

Makanan pedas nan dikonsumsi nantinya dapat meningkatkan asam lambung, nan apabila berlebihan akan menimbulkan masalah lambung, termasuk gangguan pencernaan secara umum

Konsumsi alkohol
Alkohol berakibat buruk pada organ lambung, sebab dapat menghentikan sistem kerja sel di dalam lambung, nan akhirnya berakibat pada gangguan asam lambung.

Konsumsi asupan serat secara berlebihan
Konsumsi secara berlebihan makanan nan mengandung serat dapat menyebabkan organ pencernaan akan membutuhkan waktu nan lebh mencerna makanan. Kondisi seperti ini apabila cukup parah terjadi, dapat membuat produksi asam lambung terus meningkat.

loading...

Waktu makan nan gak teratur
Pola makan nan gak teratur dapat menyebabkan gangguan sistem pencernaan. Hal ini sebab jarak waktu kerja sistem pencernaan nan terlalu jauh sehingga memicu kenaikan asam lambung.

Pola tidur gak teratur
Orang nan istirahatnya gak teratur atau sering kurang tidur terkena resiko berupa produksi asam lambung nan berlebihan.

Konsumsi kafein secara berlebihan
Kafein nan berasal dari kopi dapat meningkatkan asam lambung sebab memicu produksi asam lambung nan berlebihan.

Terlalu banyak mengonsumsi kopi, cokelat, alkohol dan juga suka merokok, dapat mengakibatkan otot LES gak bekerja dengan semestinya, sehingga asam lambung dapat naik ke kerongkongan.

Gejala asam lambung
Ketika asam lambung naik, jaringan dinding kerongkongan dan mulut akan teriritasi oleh asam lambung. Berikut gejala-gejala umum dialami oleh penderita asam lambung:
  1. Kesulitan dalam menelan.
  2. Merasa seakan-akan ada benjolan di kerongkongan saat menelan
  3. Bau napas cenderung menjadi gak sedap.
  4. Asam di dalam perut nan kembali naik ke kerongkongan, sehingga muncul rasa asam dan pahit.
  5. Sensasi terbakar di dada atau nyeri ulu hati. Kondisi ini dirasakan pada tulang dada. Rasa nyeri tersebut dapat terasa lebih parah setelah makan atau saat membungkuk.
  6. Peradangan pada pita suara, nan menyebabkan tenggorokan sakit dan suara menjadi parau.
  7. Batuk kering nan tanpa henti, terutama di malam hari.
  8. Sakit di dada.
  9. Gigi menjadi rusak
  10. Peningkatan jumlah air liur secara tiba-tiba (gak wajar)
  11. Sering mengeluarkan gas lewat sendawa
  12. Rentan terkena gangguan pencernaan seperti diare, sembelit, mual dan muntah.
  13. Nafsu makan nan turun sebab perut cenderung selalu merasa kennan.
  14. Makan gak nyaman walaupun kondisi perut lapar.
  15. Tubuh terasa mudah lelah dan lemah

Perawatan serius (dilakukan oleh pihak medis) perlu dilakukan apabila kondisi asam lambung muncul secara terus-menerus.


Pengobatan penyakit asam lambung
Berikut ini adalah beberapa hal nan dapat lakukan, tuk meredakan gejala asam lambung nan dirasakan:
  1. Terapkan pola makan dalam porsi nan kecil, tetapi lebih sering (biasanya makan 3 kali dalam sehari, sekarang 4 kali sehari).
  2. Hindari langsung tidur setelah makan, berikan jeda tuk tidur setelah 1 jam setelah makan.
  3. Jangan sering makan cokelat, tomat, makanan berlemak, dan makanan pedas sebab dapat memicu asam lambung naik.
  4. Batasi konsumsi kopi dan teh
  5. Jangan merokok dan minum alkohol
  6. Tidur memakai bantal nan cukup tinggi, sehingga mencegah naiknya asam lambung ketika sedang berbaring.
  7. Jangan mengenakan pakaian nan terlalu ketat. Pakaian nan sangat ketat disekitar perut dan pinggang berpotensi menekan lambung sehingga memperburuk kondisi gangguan asam lambung.
  8. Menurunkan berat badan dengan mulai rajin berolahraga (tetapi bukan berarti berolahraga secara berlebihan).

Jenis-jenis obat tuk mengatasi asam lambung:

Antasida
Antasida dapat dibeli di apotek secara langsung. Antasida berfungsi tuk menetralisir asam lambung. Obat in gak disarankan dikonsumsi bersamaan dengan obat lain.

Alginat
Obat ini dikonsumsi tepat setelah makan. Alginat berfungsi melindungi dinding perut dan kerongkongan dari serangan iritasi asam lambung nan berlebihan.

Penghambat reseptor H2 atau H2-receptor antagonist (H2RA)
Obat ini mengurangi asam lambung dengan cara menghambat efek histamin. Histamin diperlukan tubuh tuk menghasilkan asam lambung. Contoh obat H2RA adalah ranitidin dan nizatidine. tuk jenis obat ini harus dengan resep dokter.

Penghambat pompa proton atau proton-pump inhibitors (PPI)
Obat ini berfungsi tuk mengurangi produksi asam di dalam perut. Contoh obat PPI adalah omeprazole, lansoprazole dan esomeprazole. Obat ini membutuhkan resep dari dokter.

Prokinetik
Obat ini berfungsi mempercepat proses pengosongan perut. Sehingga penggunaan obat ini membuat makanan dan asam lambung akan lebih cepat masuk ke dalam usus halus sehingga mengurangi resiko asam lambung tuk naik ke esofagus.

Obat ini gak disarankan tuk digunakan oleh orang-orang berusia di bawah 20 tahun. Contoh obat prokinetik yaitu domperidone dan bethanecol. Penggunaan obat ini memerlukan resep dokter.

Informasi rujukan mengenai “jenis-jenis obat tuk mengatasi asam lambung”: Alodokter.com

Penanganan dengan operasi
Operasi menjadi langkah penanganan terakhir tuk penanganan penyakit asam lambung apabila penanganan dengan bantuan obat-obatan gak memberikan hasil nan signifikan.

Kondisi lainnya nan membuat perlunya penanganan dengan operasi:
  1. Terjadinya peradangan nan parah pada esofagus (kerongkongan).
  2. Terjadinya penyempitan esofagus sehingga makanan susah turun ke perut.
  3. Terjadinya perubahan pada sel esofagus nan disebabkan oleh iritasi asam lambung.
  4. Operasi tuk mengencangkan otot LES tuk mencegah naiknya asam lambung ke esofagus.

Pencegahan gangguan asam lambung
Asam lambung nan terlalu tinggi ataupun terlalu rendah gaklah baik tuk tubuh.

Apabila tubuh kekurangan asam lambung, maka dapat mengakibatkan tubuh mudah terserang penyakit dari bakteri nan masuk ke tubuh lewat makanan atau minuman.

Apabila kondisi asam lambung berlebihan, justru menyebabkan nyeri berlebihan pada bagian perut.

Berikut beberapa hal tuk menjaga asam lambung supaya seimbang:
  1. Konsumsi makanan nan seimbang, yaitu memenuhi asupan vitamin, mineral dan protein.
  2. Hindari konsumsi makanan nan terlalu pedas dan terlalu asam.
  3. Hindari konsumsi makanan nan mengandung lemak secara berlebihan, seperti lemak pada daging merah dan daging ayam.
  4. Dsankan mengkonsumsi ikan kaya nutrisi, nan baik tuk pencernaan, yaitu ikan salmon, sarden, ikan tuna.
  5. Penuhi konsumsi buah dan sayuran dalam sehari-hari.
  6. Hindari melakukan diet ketat nan gak seimbang. Diet nan dilakukan harus tetap memperhatikan keseimbangan nutrisi tuk tubuh.
  7. Terapkan pola tidur nan baik dan sehat, usahakan tidur jam 9 malam, lalu bangun pada waktu shubuh.
  8. Lakukan olahraga secara teratur. kamu dapat melakukan jongging, bersepeda dan sebagainya, luangan waktu olahraga walaupun hanya 15 menit dalam setiap harinya
  9. Penuhi asupan cairan tubuh, pastikan konsumsi air putih minimal 10 gelas per hari.
  10. Hindari makan dengna porsi nan berlebihan (terlalu banyak).
  11. Hindari minuman atau makanan nan terlalu dingin
  12. Hindari makan berlebihan saat malam hari, sebab sudah dekat dengan waktu tidur.

0 Response to "Cara Mengobati Gangguan Asam Lambung (Penyebab, Gejala & Pantangannya)"

Posting Komentar