Nutrisi & Makanan nan Dianjurkan tuk Ibu Hamil (Berdasarkan Trimester 1, 2 & 3)

Sudah umum diketahui, ibu hamil akan sangat memperhatikan kondisi janin nan ada di kandungannya supaya tetap baik. Disinilah pentingnya ibu hamil memperhatikan nutrisi atau gizi nan dikonsumsinya. Hal itu sebab apabila ibu hamil sampai kekurangan asupan nutrisi menyebabkan masalah serius pada janin, serta dapat membahayakan ibu hamil itu sendiri.

Ibu hamil harus berusaha tuk menjaga asupan nutrisi supaya dapat terpenuhi dengan baik. Pada kali ini akan disebutkan berbagai kebutuhan nutrisi ibu hamil pada trimester 1, 2 dan 3.

Terdapat mitos nan menyebutkan bahwa ibu hamil perlu makan dua kali lipat lebih banyak, anggapan ini salah. nan benar adalah ibu hamil harus meningkatkan gizi pada makanan nan dikonsumsi.

Intinya, saat seorang wanita hamil maka dirinya harus lebih selektif dalam memilih makanan, hanya memilih makanan nan bergizi tinggi saja. Makanan bergizi rendah nan biasanya dikonsumsi, perlu diganti dengan makanan bergizi tinggi.

apabila makan terlalu banyak maka dapat membuat ibu hamil kegemukan,dan ini gaklah baik.

Mengenai pantangan makanan, ibu hamil harus tahu apa saja makanan pantangan, yaitu makanan cepat saji, makanan instan (seperti mie, sosis, dll), junk food, makanan mentah atau setengah matang, minuman bersoda, dan semacamnya.

Makanan nan Dianjurkan tuk Ibu Hamil
Makanan tuk Ibu Hamil | Sumber gambar: Momjunction.com

Bahaya Kekurangan gizi pada ibu hamil
Bekurangan nutrisi pada ibu hamil berakibat fatal, terutama tuk janin nan ada di kandungan. Beberapa bahaya dari ibu hamil nan kekurangan nutrisi:

1. Malnutrisi, merupakan penyakit kekurangan gizi nan mengakibatkan ibu hamil rentan terhadap serangan penyakit. Selain itu, mengakibatkan pertumbuhan janin mengalami gangguan.

2. Janin mengalami berat badan nan rendah. Sehingga beresiko tinggi nantinya ibu hamil melahirkan bayi dengan berat badan nan rendah. Hal inilah nan sering membuat bayi harus berada di inkubator, guna membantu meningkatkan beratnya.

3. Anak memiliki IQ nan rendah. Dimana asupan gizi nan tinggi sangat dibutuhkan tuk perkembangan saraf dan kecerdasan otak.

4. Kekurangan nutrisi pada ibu hamil, memberikan resiko anak nan lahir akan mengalami keterbelakangan mental.

5. Pertumbuhan fisik anak berjalan lambat, selain itu bayi akan mengalami kemampuan penglihatan nan buruk, sertan rentan mengalami anemia.


Makanan / minuman nan dianjurkan tuk wanita hamil

Air putih
Keberadaan cairan tubuh (terutama air putih) amat penting dalam memaksimalkan proses penyaluran nutrisi (dari makanan nan dikonsumsi ibu hamil) kepada bayi nan ada di dalam kandungan. Sehingga sangat berbahaya apabila kekurangan minum air putih, sebab meningkatkan resiko bayi lahir prematur.

Ibu hamil juga dapat memperoleh asupan cairan, dengan cara mengonsumsi buah nan memiliki kadar air nan tinggi dan minum susu. Akan tetapi, jenis minuman ringan perlu dihindari sebab memicu penakit tekanan darah tinggi nan sangat berbahya bagi ibu hamil.

Sayur-sayuran dan buah-buahan
Ini adalah makanan wajib bagi ibu hamil sebab sangat menyehatkan. Jangan sampai dalam satu hari, ibu hamil gak mengonsumsi sayur-sayuran dan buah. Disarankan mengonsumsi aneka sayur-sayuran dan buah-buahan berbeda dalam setiap harinya, tuk memperoleh manfaat banyak asupan vitamin, mineral dan serat nan penting bagi tubuh.

Sayur-sayuran dan buah-buahan nan dianjurkan dikonsumsi oleh ibu hamil:
  1. Sayuran brokoli, mengandung asam folat dan kalsium bermanfaat tuk perkembangan tulang.
  2. Wortel, kaya dengan vitamin A berfungsi tuk memaksimalkan proses pembentukan organ mata dan tulang bayi.
  3. Kacang merah, kaya akan protein, zat besi dan antioksidan, nan berguna dalam mengoptimalkan perkembangan kognitif bayi.
  4. Kacang edamame, kaya akan asam folat, zat besi, protein, kalsium, vitamin A dan vitamin B.
  5. Buah alpukat, kaya dengan asam folat, vitamin C, vitamin B6, potasium, dan serat. Selain itu kaya akan asam lemak gak jenuh tunggal nan bergua tuk proses pembentukan sel saraf, mata, dan otak bayi.
  6. Buah pisang, memiliki asupan potasium dan vitamin B6 nan bermanfaat tuk proses kelancaran metabolisme tubuh.
  7. Buah apel, kaya dengan vitamin C dan serat nan bermanfaat tuk mencegah kolesterol tinggi dan mencegah sembelit.

Daging tanpa lemak, ikan, dan telur
Makanan seperti daging tanpa lemak, ikan, dan telur memiliki nutrisi protein nan tinggi, nan manfaatnya sangat penting tuk pertumbuhan bayi nan optimal. Asupan protein sangat dibutuhkan terutama pada enam bulan pertama bayi di dalam kandungan.

Makanan jenis daging nan disarankan dikonsumsi:
  1. Daging sapi, kaya akan kandungan protein nan berfungsi tuk memaksimalkan proses pembentukan struktur tulang, ketahanan tubuh (imun) dan mencegah bayi lahir prematur. (Anjuran makan daging sapi ini, bukan berarti mengonsumsinya secara berlebihan, sebab justru berdampak buruk bagi kesehatan).
  2. Daging ayam tanpa kulit, terutama pada bagian dada nan rendah lemak dan kolesterol. Manfaatnya tuk membantu melancarkan proses pembentukan janin, otot, dan metabolisme tubuhnya.
  3. Telur, kaya dengan protein, lemak, omega-3 dan kolin, nan berfungsi tuk mengoptimalkan proses perkembangan sel-sel otak dan organ maya pada janin.
  4. Ikan tuna, kaya omega 3 nan berfungsi tuk pembentukan otak janin.
  5. Ikan salmon, mengandung omega 3 dan DHA tuk perkembangan otak janin.

Penting tuk gak berlebihan dalam mengonsumsi daging tanpa lemak, ikan, dan telur. Perlu diketahui, ikan mengandung merkuri nan apabila dikonsumsi secara berlebihan dapat memicu sel kanker pada janin.

Hindari konsumsi makanan laut nan sudah gak segar, sebab dikhawatikan mengandung banyak bakteri, zat arsenik, dan parasit nan dapat membahayakan janin. Ibu hamil disarankan mengonsumsi dua porsi ikan dalam perminggu.

loading...

Makanan sumber karbohidrat:
  1. Kentang, adalah sumber karbohidrat, vitamin, dan mineral.
  2. Sereal, sumber karbohidrat nan kaya serat dan asam folat. Nutrisi ini berfungsi tuk pertumbuhan janin.
  3. Oatmeal, kaya serat, zat besi, vitamin B dan potasium.
  4. Nasi, sumber karbohidrat, kalau dapat konsumsi nasi merah.

Selain itu, asupan karbohidrat terdapat pada jagung, pasta dan roti. Karbohidrat kompleks juga sangat sehat sehingga disarankan dikonsumsi, asupan ini terdapat pada beras merah, biji-bijian utuh, buah-buahan dan sayur-sayuran.

Asupan kalsium
Kebutuhan kalsium berguna tuk pembentukan tulang, asupan ini dapat diperoleh dari:
  1. Susu rendah lemak
  2. Susu kedelai.
  3. Tahu dan tempe.
  4. Jus jeruk (sebagai alternatif apabila ibu hamil mengalami alergi pada produk-produk olahan susu).

apabila mau memakai suplemen vitamin, maka perlu mengkonsultasikannya dahulu kepada dokter.

Kudapan sehat
Hindari memilih makanan cemilan dari jenis makanan tinggi kadar garam dan gula. Biasanya berasal dari makanan kemasan. nan sehat tuk dikonsumsi yaitu: kacang mede, salad, ubi manis, pisang rebus, roti gandum dan jagung.

Pemenuhan Nutrisi Berdasarkan Trimesternya
Dalam usaha pemenuhan nutrisi bagi ibu hamil, juga perlu mempertimbangkan faktor waktu trimester kehamilan.

Trimester 1 : Minggu 1-12
Trimester 2 : Minggu 13-28
Trimester 3 : Minggu 29-40

Trimester Pertama (Minggu Ke-1 Sampai Ke-12)
Masa-masa trimester pertama, kondisi janin baru mulai mengalami pembentukan dan perkembangan. Dimana di dalam rahim terjadi pembentukan kantung janin, hingga nantinya berisi janin (sang calon bayi).

Saat minggu ke 1-4 masa kehamilan (atau satu bulan pertama masa kehamilan), hendaknya ibu hamil jangan lupa tuk memasukan asupan kalori pada menu makanan. nan berasal dari daging merah dan daging unggas.

Terpenuhinya asupan kalori bermanfaat tuk memberikan energi bagi tubuh, supaya proses pembentukan janin berjalan dengan optimal.

Saat Minggu ke 5-6, ibu hamil masih saja mengalami muntah dan mual. Dalam masa ini, penting tuk selalu memasukan asupan nan berasal dari jenis sayuran hijau ke dalam menu makanan. Nutrisi di dalam sayuran hijau kaya akan vitamin dan mineral. Jenis nutrisi ini sangat dibutuhkan oleh ibu hamil.

Pada minggu ke 7-8 (perkembangan janin 2 bulan), saat ini janin mulai mengalami pembentukan tulang rangka dan tubuh secara umum. Sehingga, guna memaksimalkan proses pembentukan tulang perlu memenuhi kebutuhan kalsium.

Pada minggu ke-9, ibu hamil harus mengoptimalkan asupan vitamin C dan Asam folat.

Pada minggu ke-10, ibu hamil utamanya perlu menjaga asupan protein nan mengandung asam amino nan tinggi. Manfaat kandungan asam amino tuk membantu proses pembentukan otak pada janin. Selain itu, pada masa ini perlu memenuhi asupan DHA dan kolin. nan kandungan-kandungan tersebut sangat diperlukan tuk mengoptmalkan pembentukan sel otak nan sehat.

Pada minggu ke-12 (perkembangan janin 3 bulan) ibu hamil utamanya harus menjaga asupan vitamin. Fungsinya tuk mencegah bayi lahir dengan cacat. Jenis vitamin nan diperlukan yaitu vitamin A, vitamin B1, B3, B2 dan B6.


Trimester Kedua (Minggu Ke-13 Sampai Ke-28)
Saat trimester kedua, kondisi ibu hamil dan janin terus mengalami kemajuan dan perkembangan. Dengan begitu gizi nan dibutuhkan juga meningkat dibandingkan trimester pertama.

Pada minggu ke 13-16, ibu hamil tetap memerlukan asupan kalori nan mencukupi dalam setiap harinya, sehingga perhatikan baik-baik asupan ini. Pada masa ini, janin mengalami pembentukan sistem saraf pusat. Sehingga, ibu hamil jangan mengkonsumsi cokelat serta hindari (batasi) konsumsi kafein. Ini perlu dilakukan supaya gak menghambat perkembangan saraf pusat janin.

Pada minggu ke 17-23, nan benar-benar harus dipenuhi bagi tubuh adalah asupan serat. Kandungan serat dapat diperoleh dari mengonsumsi sayuran dan buah. Selain itu, ibu hamil wajib memenuhi asupan cairan, terutama air putih. Jangan sampai dalam dua jam, ibu hamil gak mengonsumsi sama sekali air puih. Kekurangan cairan memicu penyakit sembelit.

Dalam masa-masa Trimester Kedua, perlu juga memperhatikan asupan zat besi dan vitamin C, nan diperlukan tuk memaksimalkan proses pembentukan sel darah merah.

Keberadaan sel darah merah nan produksinya cukup di dalam tubuh, memiliki peran penting dalam menjaga proses pembentukan organ jantung dan sistem peredaran darah bagi janin.

Pada minggu ke 24-28, ibu hamil benar-benar harus membatasi asupan garam, jangan sampai berlebihan. Adapun asupan nan perlu dipenuhi adalah omega-3 dan vitamin E, nan manfaatnya tuk memaksimalkan fungsi dan kerja organ otak pada janin. Selain itu, penuhi juga asupan zat antioksidan nan cukup bagi ibu hamil.

Trimester Ketiga (Minggu Ke-29 Sampai Ke-40)
Pada trimester akhir, asupan nutrisi juga harus tetap dijaga, terutama sangat penting tuk mempersiapkan energi nan cukup dalam menjalani proses persalinan nantinya. Dalam masa kehamilan dua bulan terakhir sebelum persalinan, organ otak janin tumbuh dengan sangat cepat.

Perhatikan asupan kalori nan cukup, vitamin B1, vitamin B2, vitamin B3, piridoksin (vitamin B6) dan air putih.

Makanan pantangan tuk ibu hamil
  1. Makanan mengandung zat aditif (seperti pewarna, perisa, dan gula).
  2. Makanan instan, siap saji ataupun junk food.
  3. Makanan tinggi kandungan MSG dan garam. sebab memicu tekanan darah tinggi dan dehidrasi.
  4. Makanan nan setengah matang (baik itu dari daging, ikan dan telur).
  5. Makanan laut nan mengandung merkuri.
  6. Kafein (apabila berlebihan)
  7. Makanan nan gak higienis
  8. Makanan mengandung kadar alkohol.

apabila ibu hamil mangalami diabetes gestasional
Diabetes gestasional merupakan istilah penyakit diabetes nan terjadi pada wanita hamil. Pola makan nan sehat bagi ibu hamil nan mengalami diabetes yiatu:
  1. Konsumsi daging tanpa kulit.
  2. Jangan sampai terlalu banyak mengonsumsi makanan dan minuman nan mengandung gula.
  3. Pilih asupan karbohidrat nan berindeks glikemik rendah, hal ini penting supaya kadar glukosa dalam darah gak terlalu tinggi.
  4. Pastikan menjaga pola makan secara teratur.
  5. Pastikan tuk selalu memasukan sayuran dan buah dalam menu makanan sehari-hari.
  6. Dalam memilih asupan lemak, pilih asupan makanan nan mengandung lemak gak jenuh, seperti alpukat dan kacang-kacangan.

apabila ibu hamil mengalami hipertensi
Ibu hamil nan mengalami tekanan darah tinggi (hipertensi) maka harus memenuhi secara sempurna kebutuhan tubuh akan asupan potasium, kalsium, dan magnesium. Kandungan tersebut dapat diperoleh dari alpukat, kacang-kacangan, ikan laut, sayuran bayam, buah pisang, dan susu.

Penting juga memenuhi asupan serat nan banyak berasal dari buah-buahan dan sayuran.

Ibu hamil nan mengalami hipertensi juga harus membatasi asupan garam, dan jangan mengonsumsi minuman beralkohol nan dapat memicu hipertensi.

Bahaya Paparan Polusi pada Ibu Hamil
Polusi udara banyak terjadi di kota-kota besar. Subah banyak penelitian nan dilakukan para ahli tentang tingkat kesehatan masyarakat nan berada di pusat kota nan sangat padat, sehingga kondisi tersebut menimbulkan polusi udara nan gak terelakan.

Sebuah penelitian nan dilakukan di negara Denmark, hasil penelitian menemukan asanya peningkatan risiko pre-eklampsia pada ibu hamil. Kondisi ini sangat berbahaya bagi ibu hamil nan tinggal di dekat jalan raya nan banyak lalu lalang kendaraan penyebab polusi.

Pre-eklampsia adalah kondisi buruk berupa masalah komplikasi penyakit, nan menyebabkan tergangguanya aliran darah dan nutrisi ke janin melalui plasenta. Hal ini akhirnya mengakibatkan masalah serius, berupa terhambatnya pertumbuhan dan perkembangan janin.

Hal lainnya nan membuat masalah dari polusi ini, yaitu tingginya resiko stres nan dapat dialami olehibu hamil. Kondisi stres nan dialami memicu terjadinya peradangan, nan akhirnya juga dapat meningkatkan resiko terkena penyakit kronik.

Penelitian di denmark ini dipimpin Profesor Marie Pedersen dari University of Copenhagen. Penelitian dilakukan dengan melibatkan 72.745 wanita nan sedang hamil.

Profesor Marie menjelaskan bahwa kepadatan lalu lintas dapat memberikan resiko masalah kesehatan nan serius. Terutama lagi bagi Ibu hamil, sehingga kurang baik apabila ibu hamil sering berada di jalanan nan banyak polusi kendaraan bermotor, sebab dapat memberikan masalah pada pertunbuhan janin, dan berbagai bagi kesehatan ibu hamil itu sendiri.

0 Response to "Nutrisi & Makanan nan Dianjurkan tuk Ibu Hamil (Berdasarkan Trimester 1, 2 & 3)"

Posting Komentar