20 Manfaat Minum Kopi Bagi Kesehatan (6 Efek Samping Minum Kopi)

Kopi sering dijadikan sebagai pembuka dalam mengawali aktivitas panjang seharian.

Mereka nan suka minum kopi beralasan, bahwa minum kopi di pagi hari dapat membuat pikiran lebih fresh dan meningkatkan suasana hati, nan hal ini sangat baik tuk mengawali aktivitas di pagi hari.

Kopi juga diyakini masyarakat dapat mengurangi rasa kantuk, dimana ini sebab kandungan kafeinnya. Minuman ini digemari baik oleh pria maupun wanita.

Manfaat Minum Kopi Bagi Kesehatan

Sebaliknya, ada juga orang-orang nan menilai bahwa kopi adalah minuman gak sehat sebab kandungan kafeinnya nan kurang baik bagi kesehatan.

Hal ini ada benarnya apabila seseorang mengonsumsi kafein dalam jumlah nan berlebihan. Intinya, kopi gak menimbulkan masalah apabila konsumsinya dibatasi.

apabila terlalu banyak minum kopi dapat beresiko menimbulkan masalah kesehatan nan serius.

Manfaat Minum Kopi

1. Mencegah dan Mengatasi Depresi
Penelitian menunjukan bahwa adanya keterkaitan antara kopi dengan turunnya resiko depresi pada seseorang. nan paling rentan mengalami depresi adalah kaum wanita, kandungan di dalam kopi mampu berfungsi tuk melawan depresi.

Sebuah penelitian menunjukan bahwa minum kopi mampu mengurangi resiko terkena depresi sebesar 10 persen, apabila dibandingkan dengan orang-orang nan gak minum kopi sama sekali.

Penelitian lainnya juga menunjukan bahwa perempuan nan mengonsumsi kopi dua sampai tiga cangkir kopi dalam sehari, mengalami resiko lebih rendah sebesar 15 persen terkena depresi. Hal ini berdasarkan laporan di jurnal “Archives of Internal Medicine” pada tahun 2011.

Hal nan unik, walaupun soda memiliki zat kafein di dalamnya, namum penelitian para ahli gak menemukan adanya manfaat minuman bersoda tuk meminimalisir masalah depresi.

Hal itu sebab minuman bersoda nan tinggi akan kandungan gula. Oleh sebab itu, supaya kamu dapat memperoleh manfaat kopi secara maksimal, hendaknya gak minum kopi dengan kandungan gula nan tinggi.

Kopi mampu mengobati depresi serta menjadikan orang nan mengonsumsinya lebih ceria.

2. Meningkatan Memori Otak
Minum kopi ternyata bermanfaat tuk merangsang peningkatan memori otak.

Dari laman resmi RSNA.org. Ada sebuah studi nan dilakukan pada tahun 2005, dipublikasian di Radiological Society of North America. Penelitian nan dilakukan tersebut menunjukan bahwa minum kopi memiliki keterkaitan dengan peningkatan memori otak.

Dimana peneliti menemukan bahwa mereka nan minum dua cangkir kopi berkafein dalam sehari mengalami peningkatan memori jangka pendek.

Peneliti menyimpulkan bahwa mengonsumsi 100 miligram kafein (sekitar dua cangkir kopi) mampu memberikan peningkatan aktivitas di daerah otak nan berhubungan dengan fungsi memori dan perhatian atau kemampuan fokus.

Florian Koppelstätter, M.D., Ph.D, seorang radiolog dari Medical University Innsbruck di Austria, mengungkapkan bahwa kandungan kafein bekerja tuk membantu peningkatan kemampuan fungsi otak nan lebih tinggi.

Dr. Koppelstätter dan rekan-rekannya membuat penelitian dengan memakai bantuan MRI, tujuannya tuk mengetahui manfaat konsumsi kafein pada aktivasi otak.

Penelitian dengan menyertakan sebanyak 15 sukarelawan dewasa sehat, nan akan diteliti kondisi fungsi memori mereka.

Dr. Koppelstätter menjelaskan fungsi memori sebagai aktivitas otak nan diperlukan tuk mengingat berbagai hal dalam waktu nan singkat. Seperti mengingat nomor telepon di buku telepon.

Para relawan penelitian tersebut, ditunjukkan urutan gambar sederhana (berupa huruf A, B, C atau D) dan kemudian ditanya apakah gambar itu sama dengan nan ditampilkan dua gambar sebelumnya.

Para relawan diminta tuk merespon dengan secepat mungkin memakai jari telunjuk kanannya tuk "ya" dan jari telunjuk kiri tuk "gak."

Tugas ini dilakukan setelah periode 12 jam tanpa kafein dan empat jam tanpa paparan nikotin.

Kemudian tuk nan kedua kali mereka diminta tuk melakukan tugas ini lagi, tetapi kondisinya agak sedikit berbeda, sebab sebagian dari mereka diberikan asupan kafein secara acak.

Hasilnya, mereka nan diberikan asupan kafein menunjukkan kecenderungan peningkatan memori jangka pendek dan reaksi nan lebih tanggap.

Alat MRI menunjukkan adanya peningkatan aktivitas di daerah otak nan terletak di lobus frontal, dimana itu adalah bagian dari jaringan fungsi memori berada, serta peningkatan pada cingulum anterior, itu adalah bagian dari otak nan fungsinya mempengaruhi kemampuan perhatian.

Dr. Koppelstätter menjelaskan dengan mesin MRI tim-nya dapat mengetahui bahwa kafein diberikan dapat memberikan efek peningkatan aktivitas neuron di otak.

Mesin MRI
Mesin MRI | Sumber gambar: Medkes.com

Pada penelitian lainnya pada tahun 2007, peneliti menemukan bahwa wanita berusia 65 atau lebih nan rutin minum kopi ternyata mempunyai kemampuan nan lebih baik dalam tes memori.



3. Meningkatkan Kinerja dan Performa
Beberapa studi telah menemukan bahwa manfaat kopi mampu memperkuat daya tahan tubuh dalam menghadapi aktivitas sehari-hari. Pada sebuah penelitian nan dilakukan pada tahun 2008, mengungkapkan bahwa kandungan kafein berguna bagi para atlet.

Mengonsumsi kafein bagi para atlet dapat meningkatkan ketahanan tubuhnya. Demikian juga, apabila kamu mau membuat tubuh kuat dan mampu bekerja secara maksimal maka konsumsi kafein. Hal ini berguna, terutama bagi kamu nan bekerja di pabrik nan membutuhkan fisik dan peforma prima.

Dalam dunia kedokteran, zat kafein umumnya dipakai tuk memberikan rangsangan pada organ jantung dan merangsang produksi urin supaya meningkat. Penggunaan zat kafein dalam dosis rendah mampu memberikan efek peningkatan stamina dan membantu menurunkan rasa sakit.

Cara kafein bekerja di dalam tubuh yaitu dengan memberikan hambatan pada adenosin di dalam tubuh. Adenosim adalah senyawa nan ada di sel otak befungsi tuk memicu seseorang tuk tertidur atau mengantuk.

Zat kafein bekerja dengan gak memperlambat pergerakan sel-sel di dalam tubuh, tetapi kafein bekerja tuk menangkal fungsi dari adenosin sehingga memberikan efek berupa:
  • Rasa mengantuk menurun
  • Talu timbul rasa segar di badan.
  • Mata dapat lebih lebar terbuka
  • Muncul rasa sedikit gembira
  • Tekanan darah agak meningkat
  • Detak jantung meningkat
  • Hati akan melepas gula ke aliran darah dengan lebih banyak, hal inlah nan memberikan tambahan tenaga bagi tubuh.

Dengan efek-efek nan ditimbulkan dari zat kafein tersebut, inilah nan membuat segala jenis produk minuman pembangkit stamina memiliki kandungan kafein di dalamnya.

4. Membantu Mencegah Diabetes
Pada sebuah studi nan dilakukan, menemukan bahwa minum kopi memiliki kecendrungan tuk menurunkan resiko diabetes tipe 2.

Pada sebuah laporan penelitian tahun 2012 nan dipublikasikan di ‘Journal of Agricultural & Food Chemistry’. Mengungkapkan alasan tentang hubungan antara kopi dengan penurunan resiko diabetes.

Hal ini sebab kopi memiliki kandungan senyawa nan bekerja menghambat hIAPP.  hIAPP merupakan polipeptida memicu munculnya serat protein abnormal nan mengakibatkan seseorang terkena diabetes.

Serat protein abnormal umum ditemukan pada orang nan mengalami penyakit diabetes tipe 2.

Kandungan kromium dan magnesium nan ada di dalam kopi juga bekerja tuk menekan resiko penyakit diabetes tipe II.

Hanya saja dengan manfaat ini, bukan berarti kamu minum kopi dengan kandungan gula nan banyak di dalamnya. Tentunya tuk mencegah diabetes dengan memanfaatkan kopi, maka batasi gula nan digunakan.

Kalau Anad mampu, konsumsilah kopi dengan rasa nan cenderung pahit, hal itu kalau kamu mampu. Minimalnya kamu mengurangi (supaya gak berlebih) penggunaan gula pada kopi.

5. Mencegah Penyakit Parkinson
Penyakin Parkinson merupakan sebuah penyakit nan membuat penderitanya mengalami penurunan kemampuan saraf. Seorang petinju terkenal nan bernama Muhammad Ali mengalami penyakit ini.

Munculnya penyakit parkinson sebab kondisi matinya saraf penghasil dopamin di organ otak. Para ilmuwan belum menemukan obat tuk menyembuhkan Parkinson.

Beberapa penelitian menemukan kesimpulan bahwa peminum kopi memiliki resiko Parkinson nan lebih rendah, bakan mengalami penurunan resiko hingga 50%.

Dari laman Ncbi.nlm.nih.gov. Sebuah laporan penelitian nan dipublikasikan di laman tersebut, bertujuan tuk mengeksplorasi hubungan kopi dan asupan kafein dengan penurunan risiko penyakit parkinson. Penelitian dengan melibatkan 8004 orang laki-laki.

Dalam sebuah laporan pada tahun 2010 nan dipublikasikan di “Journal of American Medical Association”. Sebuah penelitian menemukan bahwa kandungan kafein di dalam kopi mampu menurunkan resiko penyakit Parkinson.

Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa asupan kopi dan kafein mampu secara signifikan menurunkan resiko penyakit parkinson. (JAMA. 2000;283:2674-2679)

Disinyalir manfaat kopi tuk pencegahan penyakit parkinson ini sebab adanya kandungan kafein di dalam kopi.

Loading...

6. Kopi Menurunkan Resiko Kanker
Kandungan kopi sudah dihubung-hubungkan dengan menurunnya risiko kanker, yaitu berupa penurunan risiko kanker hati, kanker endometrium, kanker payudara dan kanker prostat.

Pada sebuah studi tahun 2008 di Swedia, hasil penelitian menyimpulkan bahwa dengan minum dua-tiga cangkir kopi dalam sehari mampu menurunkan risiko kanker payudara.

Sebuah studi dari pihak Harvard School of Public Health, menemukan bahwa kopi dapat menurunkan risiko terkena kanker prostat. Manfaat ini dapat diperoleh dari kopi nan berkafein maupun kopi nan gak mengandung kafein.

Dari laman Cancerresearchuk.org, Pada tahun 2015, World Cancer Research Fund (WCRF) melakukan analisa dari hasil 6 studi mengenai hubungan kopi dengan penurunan risiko kanker hati.

WCRF menyimpulkan bahwa mengonsumsi kopi tampaknya mampu menurunkan risiko kanker hati. Hanya saja dari beberapa studi nan dianalisa tersebut, belum tentu dapat secara akurat melakukan perhitungan berbagai faktor risiko kanker hati, seperti faktor obesitas dan kebiasaan mengonsumsi minuman alkohol nan dilakukan audiens nan diteliti.

Sehingga masih ada kemungkinan bahwa ada faktor lain selain kopi nan memperngaruhi hasil studi, misalnya bahwa dapat saja orang nan gak minum kopi tetapi minum banyak alkohol, ataupun orang nan suka minum kopi tetapi dia gak penah minum alkohol.

Oleh sebab itu penelitian ini belum dapat dikatakan akurat 100%.

Masih dari laman Cancerresearchuk.org, terdapat beberapa bukti penelitian bahwa kopi mampu menurunkan risiko kanker rahim. Sebuah penelitian pada tahun 2013 menemukan bahwa perempuan nan minum secangkir kopi setiap hari mengalami penurunan risiko kanker rahim.

Dalam studi nan ada tersebut, pihak IARC gak mengomentari setiap jenis kopi (seperti instan atau espresso), dan mengomentari tenang cara penyajian kopi, seperti menambahkan susu, gula, dll

Dari kesimpulan itu semua, sebenarnya sudah memperkuat dan memberikan tanda-tanda bahwa minum kopi memberikan manfaat tuk penurunan resiko beberapa jenis kanker. 

7. Meningkatkan Metabolisme Tubuh dan Menurunkan Berat Badan
Pada sebuah penelitian pada tahun 1980, penelitian tersebut menemukan bahwa kopi nan memiliki kandungan kafein, berfungsi tuk meningkatkan metabolisme tubuh.

Peneliti menyatakan bahwa manfaat kopi ini terlihat secara signifikan pada orang nan memiliki berat badan gak obesitas.

Adapun orang nan gemuk akan mendapatkan manfaat minum kopi berupa membantu penurunan kadar lemak di dalam tubuh, sebab metabolisme tubuh nan meningkat. Dengan begitu, minum kopi dapat membantu menurunkan berat badan bagi mereka nan mengalami obesitas.

Dari laman Authoritynutrition.com. Kopi mengandung beberapa zat aktif biologis nan merangsang kerja metabolisme tubuh. Kandungan kafein bekerja tuk merangsang sistem saraf tuk mengoptimalkan proses pememecahan lemak di dalam tubuh.

Studi menunjukkan bahwa kandungan kafein dapat meningkatkan tingkat metabolisme tubuh. Peningkatan metabolisme tubuh akan sejalan dengan peningkatan proses pembakaran lemak di dalam tubuh.

Dalam jangka pendek, kafein meningkatkan tingkat metabolisme tubuh, serta meningkatkan pembakaran lemak.

Dalam satu studi, menyimpulkan bahwa mengonsumsi kafein dapat menekan nafsu makan, terutama oleh pria.

8. Kopi Tinggi Kandungan Antioksidan
Seorang peneliti bernama Edward Giovannucci, dari Harvard, pada sebuah penelitiannya nan diterbitkan di jurnal “Cancer Epidemiology, Biomarkers & Prevention,”.

Penelitian tersebut menemukan bahwa kopi memiliki kandungan antioksidan nan tinggi, bahkan setara pada sebagian sayuran dan buah-buahan.

Pada sebuah studi nan dilakukan pada tahun 2005, menemukan bahwa kopi menjadi urutan pertama sebagai sumber kandungan antioksidan dalam pola makan orang-orang di Amerika Serikat.

9.  Menurunkan Risiko Alzheimer
Manfaat mengonsumsi kopi dapat meningkatkan kemampuan konsentrasi dan fokus, peforma kerja juga meningkat.

Pada beberapa studi nan dilakukan para ilmuwan telah menemukan bahwa orang-orang (terutama wanita) nan rutin minum kopi memiliki risiko lebih rendah terkena penyakit Alzheimer dan demensia. Penurunan resiko bahkan dapat sampai 60 persen.


10. Membantu Menurunkan Resiko Stroke
Ahli kesehatan menjelaskan bahwa kandungan kafein dapat meningkatkan tekanan darah. Hal ini benar, namum dampak peningkatan darah sangat kecil (sekitar 3-4 mm/Hg).

Oleh sebab itu, kopi gak mengkhawatirkan dapat menyebabkan hipertensi, hanya saja bagi penderita tekanan darah tinggi perlu berhati-hati dengan kopi, dengan kata lain harus membatasi konsumsi kopi dan kafein secara umum.

Penelitian gak membenarkan mitos nan mengatakan bahwa kopi menyebabkan penyakit hati. Bahkan sebaliknya, minum kopi mampu tuk menurunkan resiko terkena penyakit hati.

Terdapat beberapa penelitian nan menemukan bahwa minum kopi bermanfaat bagi wanita tuk menurunkan resiko penyakit hati.

Minum kopi mampu mencegah seseorang mengalami primary sclerosing cholangitis (PSC), yaitu sebuah penyakit autoimun nan bahaya-nya cukup serius, yaitu dapat menyebabkan sirosis hati, gagal hati dan kanker.

Bahkan tuk jenis penyakit lainnya, beberapa penelitian nan dilakukan ilmuwan memberikan kesimpulan bahwa rutin minum kopi mampu menurunkan resiko stroke sebesar 20%.

Hanya saja, bagi mereka nan sudah terlanjur mengalami penyakit tekanan darah tinggi, maka gak boleh mengonsumsi kopi dan kafein dalam jumlah nan banyak.

11. Mencegah Gigi Berlubang
Minum kopi hitam bermanfaat tuk mencegah gigi berlubang. Dimana para peneliti di Brazil menemukan bahwa kandungan di dalam kopi hitam mampu membunuh bakteri pada gigi.

Tetapi manfaat ini hilang ketika mencampurkan gula atau susu ke dalam kopi. Dengan begitu, hanya kopi pahit nan bermanfaat tuk mencegah gigi berlubang.

Manfaat Lainnya dari Minum Kopi:

12. Kopi bermanfaat tuk meningkatkan energi dan dapat membuat lebih cerdas. Selain itu, kopi juga dapat mengurangi rasa lelah, dan menimbulkan semangat.

13. Kandungan kafein di dalam kopi mampu meningkatkan performa fisik, meningkatkan adrenalin di dalam tubuh.

14. Kopi memiliki kandungan serat nan bermanfaat bagi tubuh. Satu gelas kopi memiliki kandungan setara dengan 1.8 gram serat. Dalam sehari, jumlah serat nan dibutuhkan tubuh yaitu 20-38 gram.

15. Minum kopi dapat menurunkan resiko terkena penyakit encok. Sebuah penelitian dengan melibatkan 50.000 pria menunjukan bahwa minum kopi dapat menurunkan resiko terkena encok.

16. Kopi bermanfaat tuk mencegah penyakit batu empedu. Penelitian pada tahun 2002 di Harvard menemukan kesimpulan penelitian bahwa wanita nan minum kopi mampu menurunkan risiko penyakit batu empedu. Hal ini juga berlaku bagi para pria berdasarkan studi lainnya nan telah dilakukan.

17. Minum kopi berkhasiat tuk meningkatkan stamina, kandungan kafein di dalam kopi mempengaruhi kinerja sel tubuh, nan menimubulkan perasaan segar di tubuh lebih lama.

18. Kopi dapat menjaga kesehatan mulut. Hal itu sebab kopi memiliki sifat anti bakteri nan berguna tuk kebersihan di mulut.

19. Kopi bermanfaat tuk meningkatkan mood, dimana banyak orang nan gak sadar merasakan lebih ceria setelah minum kopi.

20. Kopi dapat menjaga kesehatan kulit kepala. Penelitian menunjukan bahwa kandungan kafein di dalam kopi bermanfaat tuk meminimalisir kerontokan pada rambut. Kandungan antioksidan di dalam kopi juga bermanfaat tuk kesehatan kulit kepala.

Efek Samping Minum Kopi
Kopi juga memiliki efek samping nan perlu diwaspadai, yaitu:

1. Minum kopi (apalagi dalam jumlah banyak) dapat menyebabkan susah tidur (insomnia), muncul sakit kepala, mudah gugup, bahkan dapat cepat marah ketika kamu minum kopi terlalu banyak.

2. Wanita hamil hendaknya menghindari kopi, sebab dapat berakibat buruk nan terutama pada janin nan dikandung. Ibu hamil dapat mengganti minum kopi menjadi minum teh.

3. Minum kopi dapat menyebabkan detak jantung lebih cepat. Sehingga bagi kamu nan memiliki masalah pada organ jantung hendaknnya menghindari minum kopi. Atau jarang-jarang saja minum kopi.

4. Kopi dapat mengakibatkan munculnya gejala sakit maag, sebab kandungan di dalam kopi dapat meningkatkan asam lambung.

5. Berlebihan minum kopi justru akan membuat daya tahan tubuh menurun. Hal itu akibat kandungan kafein akan menyerap mineral dan vitamin nan sebenarnya diperlukan tubuh. Kekurangan vitamin dan mineral dapat melemahkan imun tubuh.

6. Bahaya kopi nan cukup serius, apabila berlebihan minum kopi dapat membuat tubuh rentan terkena masalah jantung, bahkan stroke.

Pada penelitian nan dipublikasikan di Journal of Neurology, Neurosurgry and Psychiatry pada tahun 2002, menyatakan konsumsi lebih dari 5 gelas kopi dalam sehari dapat merusak dinding pembuluh darah.

Beberapa Hal Lainnya nan Perlu Diketahui
Kopi kurang baik diminum sebelum atau sesudah olahraga. Bagi mereka nan sedang mengalami penyakit asam lambung, tekanan darah tinggi dan radang usus maka perlu menghindari minum kopi.

Mengonsumsi kopi dalam keadaan masih cukup panas beresiko mengakibatkan sakit tengorokan, panas dalam dan sariawan.

Memang ada kopi dekafein, maksudnya kopi bebas kafein, akan tetapi nan namanya kopi tetap saja memiliki kandungan kafein, sedikit maupun banyak. Mengonsumsi tida cangkir kopi dekafein, maka ini sama saja dengan minum secangkir kopi kafein.

Perlu diketahui, kopi dekafein memakai bahan kimia yaitu zat methylene chloride, hal ini bertujuan supaya menurunkan kadar kafeinnya.

Kafein itu bukanlah bagian dari rasa pahit pada kopi. Sehingga sebuah kesalahan, ketika menganggap semakin pahit rasa kopi maka semakin tinggi kafeinnya. 

0 Response to "20 Manfaat Minum Kopi Bagi Kesehatan (6 Efek Samping Minum Kopi)"

Posting Komentar