12 Manfaat Chia Seed tuk Kesehatan, Diet, Ibu Hamil, Anak, Diabetes, dll

Chia seed adalah sejenis biji-bijian nan berbentuk kecil, awalnya berasal dan tumbuh di wilayah negara Meksiko dan Amerika Selatan. Chia seed dikatakan juga merupakan jenis tanaman mint.

Chia seed sekarang sudah ada di Indonesia nan dijadikan makanan organik. Adapun tuk rasanya, chia seed memilki rasa nan agak hambar.

Warna chia seed bermacam-macam, seperti berwarna hitam, abu-abu, dan ada juga nan berwarna hitam dengan bercak-bercak putih.

Di Indonesia, chia seed dapat diperoleh di supermarket, selain itu terdapat toko makanan sehat nan juga menjual chia seed.

Chia Seed
Chia Seed | Sumber gambar: Flickr.com

Kandungan chia seed lumayan banyak, seperti serat, protein, asam lemak omega 3, mineral dan lainnya. Berikut di bawah ini daftar nutrisi chia seed berdasarkan info dari laman Self.com, yaitu:
  • Serat (11g - 42% AKG)
  • Protein (4.4g - 9% AKG)
  • Asam lemak omega-3 (4915 mg)
  • Asam lemak omega-6 (1620 mg)
  • Kalsium (77 mg - 18% AKG)
  • Fosfor (265 mg - 27% AKG)
  • Kalium (44,8 mg - 1% AKG)
  • Zinc (1,0 mg - 7% AKG)
  • Tembaga (0,1 mg - 3% AKG)

Manfaat Konsumsi Chia Seed

1. Membantu Menurunkan Berat Badan
Konsumsi chia seed ternyata dapat membantu tuk mnurunkan berat badan. Chia Seed umumnya dimanfaatkan tuk taburan makanan dan minuman. Adapun di Amerika, chia seed sering digunakan sebagai taburan di atas yogurt, sereal, saus, hingga juga pada nasi.

sebab kandungannya nan kaya akan serat dan protein, konsumsi chia seeds mampu membantu tuk menurunkan berat badan. Banyak ahli kesehatan nan meyakini bahwa biji chia dapat membantu dalam usaha diet.

Sebuah penelitian dipublikasikan International Journal of Food Science tahun 2014, penelitian ini dilakukan oleh peneliti dari Fakultas Teknik Kimia, Universitas Yucatan, Meksiko. Penelitian bertujuan tuk mengetahui fungsi dari chia seed. Hasil Penelitian menunjukan adanya kandungan serat di dalam chia seed, nan memiliki fungsi tuk menyerap sejumlah besar air dan dapat mengembang di dalam perut sehingga membuat seseorang menjadi merasa kennan lebih lama.

Selain itu, kandungan serat juga bekerja tuk memperlambat proses penyerapan makanan. Sehingga kamu dapat kennan lebih lama setelah mengonsumsi makanan. Hal ini berguna tuk membantu keberhasilan diet kamu.

Sebuah studi nan dipublikasikan The British Journal of Nutrition pada 2008 menunjukan bahwa kandungan serat membantu tuk menurunkan berat badan. Studi ini tuk mencari tahu tentang
pengaruh dari pemberian campuran serat larut pada menurunnya berat badan.

Dari penelitian diketahui bahwa kandungan serat memberikan rasa kennan lebih lama, profil lipid dan metabolisme glukosa.

Penelitian ini melibatkan 200 pasien nan mengalami kelebihan berat badan (obesitas). Hasil penelitian, setelah 16 minggu dilakukan pemberian suplemen makanan serat larut pada pasien obesitas, diketahui adanya efek menguntungkan serat berupa rasa kennan lebih lama, walaupun gak memberikan manfat nan signifikan pada penurunan berat badan.

Justru manfaat terbesar nan diperoleh dari suplemen serat nan diberikan pada pasien adalah menurunan kadar kolesterol jahat (LDL) secara signifikan.

Pada penelitian lainnya dipublikasikan International Journal of Obesity pada 1984 juga menemukan bahwa konsumsi kandungan serat terbukti mampu membantu menurunkan berat badan dan kadar kolesterol jahat (LDL).

Manfaat lainnya dari mengonsumsi chia seed adalah dari kandungan protein, nan bermanfaat tuk membantu membatasi nafsu makan supaya gak berlebihan.

Tentunya supaya proses diet berhasil maka penting tuk melakukan olahraga (seperti jogging, bersepeda, dll) secara rutin, minimal lakukan olahraga sebanyak 4 kali (masing-masing 30 menit) dalam seminggu.


2. tuk Kesehatan dan Keindahan Kulit
Konsumsi chia seeds bermanfaat bagi kesehatan dan keindahan kulit. Chia seed memiliki kandungan vitamin E nan berguna tuk menjadikan kulit lebih halus dan awet muda.

Sebuah penelitian nan diterbitkan Journal of Chromatography A, dimana para peneliti dari Meksiko menemukan bahwa biji chia memiliki konsentrasi total senyawa fenolik alami (salah satu jenis senyawa antioksidan). Fungsi senyawa antioksidan tuk menangkal dan menghentikan hingga 70% dari dampak buruk akibat aktivitas radikal bebas.

Serangan radikal bebas berdampak buruk bagi kesehatan kulit. Kandungan antioksidan nan terkandung di dalam biji chia juga berfungsi tuk mengoptimalkan proses regenerasi dan perbaikan kulit, serta mencegah terjadinya kerusakan pada kulit.

Selain itu, konsumsi biji chia bermanfaat tuk mencegah terjadinya penuaan dini pada kulit, seperti muncul keriput, garis-garis halus dan lainnya.

Di dalam chia seed terkandung protein dan omega 3 nan juga bermanfaat tuk menutrisi kulit. Konsumsi chia seed bermanfat tuk membuat kulit lebih lembab, mencegah iritasi kulit, dan membantu proses penyembuhan sel dan jaringan kulit nan rusak.

3. Mengatasi Penyakit Diabetes
Konsumsi chia seed dapat bermanfaat tuk mengontrol kestabilan kadar gula darah. Terlalu tingginya kadar gula darah mengakibatkan banyak masalah kesehatan. Makanan ini dapat kamu andalkan tuk mengontrol kadar gula darah.

Kandungan di dalam chia seed bekerja tuk mengurangi masalah resistensi insulin di dalam tubuh. Hal ini penting tuk menghindari dan mengatasi masalah diabetes.

Dari laman Medicalnewstoday.com menyebutkan bahwa mengonsumsi asupan tinggi serat bermanfaat tuk menurunkan resiko dan gejala dari penyakit diabetes. Dimana konsumsi makanan nan tinggi serat membantu tuk menjaga gula darah supaya stabil (kadar gula darah normal).

Berdasarkan dari pengamatan pada temuan dari beberapa penelitian besar, The National Institute of Medicine menjelaskan bahwa konsumsi asupan 14 gram serat tuk setiap 1.000 kalori telah dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit diabetes tipe 2 dan jantung koroner. Chia seed memiliki kandungan serat di dalamnya.

4. Menurunkan Kolesterol dan Mencegah Penyakit Jantung
Kandungan di dalam chia seed berupa serat dan asam lemak omega-3 bermanfaat tuk menurunkan kadar kolesterol tinggi. Dari laman Medicalnewstoday.com, menjelaskan bahwa peningkatan asupan serat telah terbukti mampu menurunkan kadar kolesterol dan tekanan darah.

Studi terbaru menemukan bahwa kandungan serat memiliki fungsi dalam mengatur sistem kekebalan tubuh dan juga menangkal masalah peradangan. Hal ini berguna tuk menghindari masalah serius seperti penyakit jantung.

Kandungan omega-3 memilki peran penting dalam melawan penyakit jantung. Penelitian menunjukkan bahwa kandungan omega-3 mampu menurunkan risiko trombosis dan aritmia, dimana itu merupakan gangguan nan dapat memicu serangan jantung dan stroke.

Fungsi dari omega-3 yaitu menurunkan kadar kolesterol jahat, menjaga kestabilan tekanan darah, menurunkan kadar trigliserida, mengurangi plak aterosklerosis dan meningkatkan fungsi endotel.

Beberapa makanan nan menjadi sumber nabati omega-3 yaitu biji chia, kenari, biji rami, minyak biji rami, dan hempseeds.

Pada laman Draxe.com menyebutkan biji chia (chia seed) dapat mengatasi masalah peradangan, serta mengontrol kadar kolesterol dan tekanan darah, hal ini membuat chia seed sangat bermanfaat bagi kesehatan jantung.

Kandungan omega-3 bermanfaat tuk mencegah peradangan dan melindungi kesehatan jantung. Masalah peradangan dapat mengakibatkan terjadinya ketegangan pada pembuluh darah nan memicu penyakit jantung. 

Loading...

5. Menjaga Kesehatan Pencernaan
Konsumsi asupan serat nan cukup memilki manfaat penting dalam mencegah dan membantu menyembuhkan penyakit sembelit. Penting tuk memenuhi asupan serat nan mencukupi bagi kebutuhan tubuh, sebab hal ini memiliki peran vital dalam menjaga kesehatan sistem pencernaan tubuh.

Chia seed memiliki kandungan serat nan tinggi. Kandungan serat juga berperan dalam menyeimbangkan kadar insulin, penyeimbang gula darah dan mempromosikan keteraturan usus atau sistem pencernaan.

Selain itu, kandungan serat di dalam biji chia (chia seed) mampu tuk membuat seseorang merasakan kennan, sebab biji chia akan segera mengembang di dalam perut setelah baru saja dimakan.

Sehingga konsumsi biji chia mencegah kamu mengonsumsi makanan secara berlebihan, dengan cara membantu menekan nafsu makan berlebihan.

Makan berlebihan berdampak buruk pada kerja sistem perncernaan, mengonsumsi biji chia nan kaya serat bermanfaat tuk kesehatan pencernaan tubuh dan membantu menurunkan berat badan. Hal ini berdasarkan hasil penelitian nan diterbitkan European Journal of Clinical Nutrition tahun 2010.

Kandungan serat larut dalam biji chia juga bekerja tuk mendukung pertumbuhan probiotik dalam usus, nan berguna tuk kesehatan pencernaan.

6. Meningkatkan Energi (Tenaga) tuk Beraktivitas
kamu dapat mengonsumsi chia seed guna sebagai penambah tenaga bagi tubuh, hal itu sebab kandungan nan banyak terdapat di dalam chia seed seperti omega-3, serat, karbohidrat, protein, antioksidan dan kalsium. Sehingga banyak nan menyebut chia seed sebagai makanan super tuk kesehatan tubuh.

Kandungan-kandungan tersebut berfungsi sebgai kalori bagi tubuh, dimana kalori merupakan sumber pembentukan tenaga nan sangat diperlukan dalam sehari hari.

Dengan begitu, chia seed merupakan booster energi nan sangat berkhasiat pada tubuh. Dari laman Draxe.com, menyebutkan sebuah studi terbaru nan diterbitkan di Journal of Strength and Conditioning.

Studi tersebut menemukan bahwa mengkonsumsi chia seed mampu meningkatkan kinerja olahraga atau latihan, bahkan hingga 90 menit lamanya. Mengambil asupan satu porsi chia seed sudah dapat meningkatkan metabolisme tubuh dan bahkan membakar lemak perut.

7. tuk Pengobatan dan Pencegahan Kanker
Umumnya pengobatan kanker sekarang ini masih memakai metode kemoterapi dan bentuk-bentuk pengobatan medis semacamnya. Tapi, kamu juga dapat memanfaakan bahan tradisional nan mudah didapatkan dan hargnya murah berupa buah, sayur atau makanan nan kaya akan kandungan antioksidan, salahnya satunya chia seed.

Kandungan gizi nan ditemukan di dalam biji chia memiliki khasiat nan dapat menyehatkan dan menyembuhkan. Bagi mereka nan menderita penyakit kanker, terutama kanker payudara dan kanker serviks maka dianjurkan tuk sering mengonsumsi chia seed.

Kandungan di dalam chia seed berperan sebagai antikoagulan nan berfungsi menghambat pembekuan darah. Dimana kondisi tubuh nan sedang tekena penyakit kanker maka saat itu sedang mengalami masalah penyumbatan metabolisme, nan berimplikasi pada terjadinya masalah pembekuan darah.

Mengonsumsi chia seed nan di dalamnya banyak terdapat kandungan zat besi dan protein bermanfaat tuk membantu menghindari masalah pembekuan darah, serta bermanfaat tuk mengoptimalkan pembentukan sel darah merah.

Serangan radikal bebas menjadi salah satu penyebab terdepan dari munculnya penyakit kanker. Masuknya radikal bebas ke dalam tubuh rentan terjadi ketika seseorang menjalani gaya hidup nan gak sehat seperti minum minuman beralkohol, merokok, mengonsumsi junk food, sering terkena polusi udara dan lainnya.

Mengonsumsi makanan sehat nan kaya akan kandungan antioksidan, bermafaat tuk menangkal serangan radikal bebas dan mencegah radikal bebas merusak sel- sel tubuh nan dikhawatirkan memicu kanker.

Chia seed memiliki manfaat sebagai antioksidan bagi tubuh, selain itu juga bermanfaat tuk menangkal serangan virus. Dimana berkembangnya virus di dalam tubuh dapat menyebabkan semakin rentannya sel kanker menyebar.

Penyebaran sel kanker akan menyerang banyak bagian tubuh, hal ini sangat berbahaya. Keberadaan virus di dalam tubuh juga akan menghambat fungsi sistem kekebalan tubuh.

Kondisi melemahnya daya tahan tubuh serta lambatnya proses metabolisme tubuh, mengakibatkan sel kanker dapat merajalela menyerang dan menyebar di banyak bagian tubuh. Konsumsi biji chia berkhasiat penting dalam mengurangi dampak kerusakan sel tubuh akibat kanker.

Dari sebuah tulisan nan berjudul Chia Seeds & Cancer, menjelaskan adanya studi nan telah menemukan bahwa minyak biji chia mempunyai sifat anti-kanker. Sehingga disarankan berkonsultasi dengan dokter tuk memakai biji chia sebagai obat alami tuk penyembuhan dan pencegahan kanker.

Sebuah studi nan diterbitkan di Journal of the International Society for the Study of Fatty Acids and Lipids pada Juli 2007 menemukan bahwa minyak dari biji chia memiliki fungsi sebagai anti-kanker, terutama tuk menghindari pertumbuhan sel kanker di jaringan kelenjar payudara.

Minyak dari biji chia bekerja tuk mengurangi pertumbuhan tumor dan metastasis dengan cara menghambat mitosis, dimana itu merupakan replikasi dari sel-sel kanker.

Hanya saja, minyak dari biji chia banyak terdapat kandungan asam alpha-linolenic. Pada sebuah studi nan dipublikasikan di “Journal of Nutrition” tahun 2004 mengungkapkan bahwa mengonsumsi makanan tinggi asam alpha-linolenic dapat meningkatkan risiko kanker prostat pada pria.

Sehingga perlu menjadi pertimbangan, konsumsi biji chia dalam jumlah nan terlalu banyak justru berdampak buruk bagi kesehatan.


8. Menjaga Kesehatan Tulang dan Gigi
Di dalam chia seed terkandung kadar kalsium nan sangat tinggi, lebih tinggi dibandingkan kadar kalsium nan terkandung di dalam susu skim. Rutin mengkonsumsi chia seed sangat bermanfaat tuk mengatasi masalah kekurangan asupan kalsium pada tubuh.

Keberadaan kandungan kalsium di dalam tubuh sangat penting tuk menjaga kesehatan dan kekuatan pada tulang & gigi, mencegah penyakit osteoporosis, menjaga kekuatan sendi tubuh, dan membantu memperbaiki fungsi tubuh.

Dari laman Allwomenstalk.com, menyebutkan bahwa satu porsi biji chia memiliki 18% dari asupan harian nan direkomendasikan tuk kalsium. Kalsium termasuk bagian mineral nan berfungsi mempertahankan kesehatan tulang nan baik dan juga menjaga kesehatan mulut.

Selain itu, di dalam chia seed terkandung fosfor, nan merupakan juga jenis mineral berfungsi menjaga kekuatan tulang dan gigi. Satu porsi biji chia memenuhi 27% dari nilai harian nan direkomendasikan tuk fosfor.

kamu dapat memanfaatkan makanan chia seed tuk membantu mencegah penyakit osteoporosis, nan banyak menyerang ketika seseorang memasuki masa usia tua.

Dari laman Draxe.com, menjelaskan bahwa kandungan zinc nan ada di dalam chia seed bermanfaat tuk membantu membersihkan plak pada gigi dan mulut, selain itu mempunyai efek antibakteri nan berfungsi tuk membunuh kuman penyebab bau mulut. Kandungan vitamin A dan fosfor juga berperan dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut.

9. Membantu Membersihkan Jerawat
Di dalam chia seed terdapat kandungan seperti zinc nan bermanfaat tuk melawan masalah jerawat. Selain itu chia seed juga memiliki kandungan omega 3 nan berfungsi tuk membantu melembabkan kulit dan membuat jerawat lebih kempes secara alami.

Kandungan omega-3 juga berfungsi tuk mencegah iritasi pada kulit dan membantu mengoptimalkan proses penyembuhan luka bekas jerawat. Adapun kandungan protein berfungsi tuk memperbaiki sel kulit wajah nan rusak akibat jerawat.

Adapun kandungan zinc memiliki fungsi sebagai anti-aging (anti-penuaan) dan membantu mencegah jerawat.

10. Mengoptimalkan Proses Pembuangan Racun dari Dalam Tubuh
Manfaat chia seed dapat membantu proses detoksifikasi tuk mengeluarkan racun dan sisa metabolisme tubuh dengan melalui proses keringat, buang air kecil dan buang air besar. Dimana lancarnya proses buang air besar maupun buang air kecil sangatlah penting.

Mengonsumsi chia seed berfungsi supaya proses buang air besar dapat teratur, sehingga racun-racun dari dalam tubuh dapat keluar secara maksimal. Hal ini dibantu dengan kandungan serat di dalam chia seed nan cukup tinggi. Mengonsumsi chia seed membantu tuk kelancaran pencernaan.

11. tuk Ibu Hamil
Chia seeds kaya akan nutrisi yaitu berupa serat, protein, omega-3, antioksidan, potasium, kalsium, magnesium, fosfor, zinc, vitamin B1 (thiamine), dan vitamin B2 dan vitamin B3 (niacin). Kandungan nutisi tersebut sangat dibutuhkan oleh ibu hamil. Satu porsi chia seeds memenuhi sebanyak 15% kebutuhan protein harian dan sepertiga kebutuhan serat harian bagi ibu hamil .

Dari laman Newhealthadvisor.com, menjelaskan bahwa mengkonsumsi biji chia pada masa kehamilan dapat bermanfaat bagi perkembangan bayi, disamping juga bermanfaat tuk kesehatan ibu hamil sendiri.

Biji chia kaya akan kandungan asam lemak Omega-3 nan manfaatnya sangat penting tuk kesehatan dan perkembangan otak bayi di dalam kandungan. Tapi penting diingat, bahwa kandungan omega-3 pada chia seed (dan tanaman nabati pada umumnya) berupa alpha linolenic acid (ALA), sehingga Ibu hamil tetap perlu mengonsumsi makanan seperti ikan tuk mendapatkan asupan DHA.

Mungkin kamu gak tahu bahwa chia seed memiliki kandungan kalsium sebanyak lima kali lipat dibandingkan susu, dan asupan kalsium memiliki fungsi penting dalam proses pengembangan kerangka janin / bayi, terutama pada masa trimester terakhir.

Chia seed memiliki kandungan zat besi. Fungsi zat besi ini dibutuhkan oleh sel-sel darah merah dalam mengangkut oksigen ke seluruh tubuh.

Kecukupan akan terpenuhinya kandungan zat besi amat penting pada masa kehamilan, tuk mengoptimalkan proses aliran darah di dalam tubuh, nan temasuk tuk kebutuhan bayi di dalam kandungan itu sendiri.

Mengkonsumsi biji chia selama kehamilan bermanfaat tuk memberikan lebih banyak energi bagi ibu hamil, sekaligus juga tuk mencegah terjadinya diabetes dan kenaikan berat badan nan berlebihan.

Konsumsi biji chia dapat mencegah atau mengurangi kram, terutama di bagian kaki. Selain itu mencegah resiko persalinan prematur.

12. tuk Anak
Chia seed disarankan tuk diberikan pada anak-anak sebab mereka masih dalam masa pertumbuhan, kamu dapat memberikannya susu rendah kalori atau yogurt nan kemudian dimasukan chia seed ke dalamnya.

Dengan begitu anak akan memperoleh kandungan gizi nan semakin banyak. Hal ini sangat penting tuk kesehatan anak, serta berfungsi tuk membantu meningkatkan kecerdasan otak  anak secara alami.

Cara Mengkonsumsi Chia Seed:
  • Penyajian biji chia dapat dibuat menjadi bentuk jelly (agar-agar). Caranya dengan melarutkan 8 sendok makan biji chia bersama 2 gelas air putih, kemudian aduk merata, lalu simpan di dalam kulkas.
  • Selain anda dapat mengonsumsinya dalam bentuk jelly, jelly chia seed ini dapat kamu tambahkan pada puding ataupun saus salad.
  • Biji chia mempunyai tekstur nan lembut, nan dapat dicampurkan dengan yogurt, sereal,  sayuran, nasi dan juga pada beberapa jenis minuman.
  • kamu dapat memanfaatkan chia seed dengan memasukkannya ke dalam minuman jus.
  • Memanfaatkan biji chia juga dapat dengan menebarkannya diatas buah nan sudah dipotong-potong.
  • apabila merendam biji chia dengan lebih lama, maka kandungan nutrisinya menjadi semakin tinggi.

Hal nan Penting Diketahui dalam Mengonsumsi Chia Seed
Makanan chia seed bersifat mengikat air disekitar saluran esofagus nan terkadang dapat menyebabkan makanan gak berjalan dengan lancar. Oleh sebab itu dalam mengonsumsi chia seed, kamu harus mengunyah chia seed hingga dipastikan halus sebelum masuk ke kerongkongan.

Konsumsi chia seed dapat membakar lemak dan menekan rasa lapar, sehingga konsumsi chia seed gak dianjurkan bagi mereka nan memiliki tubuh kurus.

Konsumsi chia seed secara berlebihan dan jarang minum air, berpotensi dapat terjadi penumpukan di lambung sebab sifatnya nan sulit dicerna, nan akhirnya dapat menimbulkan rasa mual dan nyeri pada ulu hati. Hal itu sebab chia seed memiliki tekstur nan sangat padat dan kenyal.

Pada sebagian orang, ada nan mengalami muncuknya alergi setelah mengonsumsi chia seed, berupa ruam ruam kemerahan nan gatal. Hal itu sebab adanya kandungan lemak jenuh di dalam chia seed.

Munculnya alergi umumnya disebabkan tubuh menolak masuknya zat nan dinilai asing, nan kemudian tubuh secara otomatis memberikan respon berupa mengirim antibodi nan sebenarnya bekerja tuk penangkal serangan penyakit.

Hal tersebut akhirnya menimculkan bentuk ruam ruam kemerahan pada kulit. Sehingga ruam kemerahan sebenarnya sebagai respon dari tubuh nan memberikan pesan pada seseorang bahwa dirinya gak cocok tuk mengonsumsi makanan tersebut.

0 Response to "12 Manfaat Chia Seed tuk Kesehatan, Diet, Ibu Hamil, Anak, Diabetes, dll"

Posting Komentar